Mantan Pemain Arsenal Puji Atmosfer GBK

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas Sepakbola Indonesia Sergio Van Dijk saat melakukan latihan fisik di Hotel Sultan, Jakarta (10/7).Pertandingan melawan Arsenal FC akan digelar pada tanggal 14 Juli 2013. TEMPO/Seto Wardhana

    Pemain Timnas Sepakbola Indonesia Sergio Van Dijk saat melakukan latihan fisik di Hotel Sultan, Jakarta (10/7).Pertandingan melawan Arsenal FC akan digelar pada tanggal 14 Juli 2013. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta-Mantan pemain Arsenal, Giovanni van Bronckhorst memuji atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), lokasi pertandingan Arsenal melawan Indonesia Dream-Team pada 14 Juli mendatang. Ia menyebut GBK sebagai stadion yang "gila", karena disesaki oleh orang-orang yang menggemari sepak bola.

    "Memang agak sedikit chaos, karena mereka sangat menggilai sepak bola. Apalagi tim asal Eropa, karena orang-orang berduyun akan datang. Beruntung Arsenal bisa bermain di sana, karena beberapa waktu lalu Belanda juga bermain di sana," kata Giovanni van Bronckhorst, dalam video wawancara yang dilansir situs resmi Arsenal, kemarin.

    "Mereka suka cara cara bermain tim Eropa. Tidak hanya Arsenal, Manchester United atau Liverpool seharusnya juga datang dan melihat langsung," Van Bronckhorst menambahkan.

    Mantan kapten tim nasional Belanda itu sempat mencicipi atmosfer GBK ketika mengunjungi Tanah Air beberapa tahun lalu. Saat itu, Van Bronckhorst bermain melawan kumpulan pemain terbaik nasional dalam sebuah partai eksebisi.

    "Dan itu (bermain di GBK) adalah pengalaman berharga bagi saya. Terlebih saya memiliki keturunan Indonesia. Ada perasaan tersendiri ketika kembali ke Indonesia," kata Van Bronckhorst lagi.

    Gio (sapaan Van Bronckhorst) sempat memperkuat Arsenal dalam kurun 2001-2004. Ia bermain sebanyak 42 kali dan mencetak dua gol, sebelumnya akhirnya hijrah ke Barcelona.

    Adapun bersama timnas Belanda, Van Bronckhorst bermain 106 kali dan mencetak enam gol. Ia juga adalah kapten tim Oranye ketika menjadi runner-up Piala Dunia 2010.

    ARSENAL | ARIE FIRDAUS

    Berita Terpopuler
    Sidak di Kemayoran, Jokowi: Camatnya Mana?
    Batasi Mobil, Tarif Parkir Dinaikkan 4 Kali Lipat
    Detik-detik Penembakan Dramatis Fotografer Mesir
    Ditanya BLSM, Jokowi Geleng-geleng


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.