Obama Yakin Olimpiade Musim Dingin 2014 Aman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Amerika Barrack Obama, memberikan contoh yang baik dalam berceloteh di akun Twitternya. Menurut Huffingtonpost, Obama hanya melakukan sedikit kesalahan berbahasa.  REUTERS/Kevin Lamarque

    Presiden Amerika Barrack Obama, memberikan contoh yang baik dalam berceloteh di akun Twitternya. Menurut Huffingtonpost, Obama hanya melakukan sedikit kesalahan berbahasa. REUTERS/Kevin Lamarque

    TEMPO.CO, Washington - Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama, menyatakan keyakinannya bahwa Kota Sochi aman sehingga para atlet yang ingin mengikuti Olimpiade Musim Dingin 2014 di kota itu tak perlu khawatir. Hal ini dikatakan Obama saat diwawancarai jaringan televisi CNN di Washington, Jumat, 31 januari 2014.

    Di tengah pertanyaan bagaimana  keamanan Rusia terkait ancaman serangan orang-orang militan terhadap Sochi, Obama menyatakan Rusia memahami taruhannya sebagai tuan Olimpiade Musim Dingin itu.

    Ditanya apakah Ia (Obama) akan memberi tahu teman-teman dekatnya untuk mengikuti Olimpiade Musim Dingin itu, Obama mengatakan: "Saya akan memberi tahu mereka bahwa saya percaya Sochi aman dan  selalu ada risiko dalam pertemuan internasional seperti itu.”

    Namun Obama segera menambahkan bahwa ia selalu merasa lebih baik kalau kegiatan internasional seperti itu dilaksanakan di Amerika Serikat. “Karena kami dapat mengontrol sepenuhnya kegiatan itu.”

    Para pejabat AS menyatakan prihatin pada tingkat kerja sama dengan pejabat keamanan Rusia. Soal ini, Obama menyatakan percaya petugas keamanan Rusia akan melindungi para atlet dan penonton Olimpiade itu dengan baik.

    Olimpiade Musim Dingin 2014 di Sochi, Rusia, akan berlangsung pada 7-23 Februari mendatang memperebutkan 98 medali emas dari 7 cabang olahraga. 

    REUTERS | AGUS BAHARUDIN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.