Tontowi/Liliyana Siap Cetak Hat-trick  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir meluapkan kegembiraannya usai mengalahkan pasangan dari China Xu Chen dan Ma Jin dan menjadi juara di Turnamen Kejuaraan Bulutangkis Dunia 2013 di Guangzhou, China, (11/8). REUTERS/Stringer

    Pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir meluapkan kegembiraannya usai mengalahkan pasangan dari China Xu Chen dan Ma Jin dan menjadi juara di Turnamen Kejuaraan Bulutangkis Dunia 2013 di Guangzhou, China, (11/8). REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, Birmingham - Pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berpeluang menjuarai turnamen bulu tangkis All England 2014 tiga kali beruntun. Pasangan peringkat nomor dua dunia ini tinggal selangkah lagi mempertahankan gelar dan mencetak hat-trick.

    Pada partai final yang akan berlangsung malam ini, Ahad, 9 Maret 2014, Tontowi/Liliyana bakal menghadapi pasangan nomor satu dunia dari Cina, Zhang Nan/Zhao Yunlei, di National Indoor Arena, Birmingham, Inggris.

    “Kami tidak mau memikirkan juara dulu. Yang penting, bermain semaksimal mungkin,” kata Tontowi, seperti dilansir situs Badminton Indonesia, Ahad ini.

    Liliyana juga tak mau gegabah menghadapi partai final nanti. Menurut dia, keinginan untuk menang selalu ada, tapi yang terpenting adalah menjaga mental dan tetap berfokus pada pertandingan. "Semua perasaan campur aduk, jadi inilah yang mesti kami jaga,” kata  Liliyana.

    Babak final All England 2014 adalah partai ulangan bagi kedua pasangan. Tahun lalu, Tontowi/Liliyana sukses mempertahankan gelar dengan mengalahkan Zhang/Zhao dua game langsung, 21-13, 21-17.

    Mereka sudah bertemu sembilan kali di berbagai kejuaraan. Zhang/Zhao untuk sementara unggul dengan lima kemenangan.

    Pelatih Tontowi/Liliyana, Edwin Iriawan, menilai dua pasangan tersebut sudah saling mengenal. Karena itu, kesiapan mental menjadi faktor terpenting dalam laga final. "Tinggal satu langkah lagi. Siapa yang siap, dialah yang akan menang,” kata Edwin.

    BADMINTON INDONESIA | ADITYA BUDIMAN

    Berita Terpopuler
    Tersangka Pembunuh Ade Sara Tertawa Saat Diperiksa, Pengacara Bingung
    Faisal Basri: Kesalahan Boediono, Mau Jadi Wapres
    KBRI Klarifikasi WNI di Malaysia Airlines Hilang

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.