Favorit Juara Wawrinka Terdepak di Babak Pertama  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis asal Swiss, Stanislas Wawrinka saat bertanding melawan Petenis asal Spanyol dalam laga Final tunggal Putra Turnamen Australia Terbuka di Melbourne, Australia, (26/1). REUTERS/Petar Kujundzic

    Petenis asal Swiss, Stanislas Wawrinka saat bertanding melawan Petenis asal Spanyol dalam laga Final tunggal Putra Turnamen Australia Terbuka di Melbourne, Australia, (26/1). REUTERS/Petar Kujundzic

    TEMPO.CO, Paris - Kejutan besar terjadi pada babak pertama turnamen tenis lapangan tanah liat Grand Slam Prancis Terbuka 2014. Pemain nomor tiga dunia asal Swiss, Stanislas Wawrinka, ditaklukkan petenis Spanyol peringkat ke-41 dunia, Guilarmo Garcia Lopez, Senin, 26 Mei 2014.

    Wawrinka, juara Grand Slam AS Terbuka 2014, menyerah 6-4; 5-7; 6-2; 6-0. Servisnya dipatahkan delapan kali oleh Garcia Lopez dari 12 kesempatan yang dia dapatkan.

    Wawrinka, yang tahun lalu menapak hingga babak perempat final, juga banyak melalukan kesalahan sendiri. Statistik pertandingan mencatat sedikitnya 62 kesalahan dia buat, jauh lebih banyak dibandingkan dengan 28 kesalahan yang dibuat Garcia Lopez.

    "Saya coba menemukan permainan terbaik saya dan tampil agresif, tetapi tak mendapatkannya," kata Wawrinka. Ia menjadi juara Grand Slam Australia Terbuka yang langsung rontok pada babak pertama Grand Slam Prancis Terbuka setelah Ptr Korda (Cek) pada 1998. (Baca juga: Stanislas Wawrinka Raih Gelar Masters Pertamanya)

    "Ini kekalahan yang menyakitkan," kata Wawrinka. "Saya sedih, tetapi tetap akan bersikap positif. Mungkin ini akan memberi ide tentang apa yang mesti saya lakukan untuk menghadapi berbagai turnamen ke depan."

    ATP | AGUS BAHARUDIN

    Berita lain:
    Pele Berharap Brasil Tak Jumpa Spanyol di PD
    Peselancar Bali Juara Kejuaraan Internasional
    Taklukkan Malaysia, Jepang Rebut Piala Thomas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.