Tontowi/Liliyana Siap Hadapi Pemain Cina di Final

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan Indonesia, Tontowi Ahmad (kanan) dan Lilyana Natsir bertanding dengan pasangan Korsel, Chang Ye-na dan Shin Baek-cheol dalam perempat final ganda campuran Asian Games di Incheon, Korsel, 27 September 2014. AP/Dita Alangkara

    Pasangan Indonesia, Tontowi Ahmad (kanan) dan Lilyana Natsir bertanding dengan pasangan Korsel, Chang Ye-na dan Shin Baek-cheol dalam perempat final ganda campuran Asian Games di Incheon, Korsel, 27 September 2014. AP/Dita Alangkara

    TEMPO.CO, Incheon - Pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir lolos ke babak final ganda campuran Asian Games 2014 setelah mengalahkan pasangan Cina, Xu Chen/Ma Jin, 21-12, 21-10, di Gyeyang Gymnasium, Incheon, Korea Selatan, Ahad, 28 September 2014.

    Tontowi/Liliyana bermain dengan ganas dan membuat lawannya menyerah dengan skor telak. Kendati demikian, Liliyana merasa tidak puas. Sebab, di babak final nanti, mereka akan menghadapi juara Olimpiade London 2012, Zhang Nan/Zhao Yunlei. (Foto: Pasangan Liliyana Natsir dan Tantowi Ahmad Raih Tiket Final Asian Games)

    "Ini modal untuk besok supaya kami bisa bermain lebih baik. Kami akan bermain melawan juara Olimpiade, jadi kami harus lebih fokus lagi," ujar Liliyana saat ditemui seusai pertandingan.

    Dalam pertandingan semifinal tadi, Liliyana mengaku telah menerapkan strategi bertanding yang tepat. "Kami sudah menerapkan pola yang benar melawan mereka. Di Gymnasium ini banyak angin, jadi kami harus bermain agresif. Siapa yang agresif, dia yang bisa menang. Mereka terus tertekan dan tidak bisa keluar dari tekanan itu."

    Adapun Tontowi menuturkan tidak memikirkan apakah timnya sudah memimpin jauh atau belum. "Kami hanya berfokus menyelesaikan satu demi satu poin," ujarnya. "Sebelum mencapai angka 21, perjuangan kami belum selesai." Tontowi pun tidak menyangka bisa menang semudah ini. "Biasanya ketat," kata Tontowi. "Tapi saya tetap fokus dalam pertandingan tadi." (Baca: Tontowi/Liliyana Melaju ke Final Asian Games)

    Fokus ini penting untuk babak final besok. Sebab,menurut Liliyana, Zhang/Zhao lebih tenang dalam menghadapi situasi tertekan. "Kalau Xu/Ma, ketika mereka tertekan, mereka enggak bisa ngapa-ngapain. Tapi, kalau Zhang/Zhao, mereka bisa tenang dan bertahan," ujarnya. (Baca: Asian Games, Praveen/Debby Gagal ke Final)

    Adapun kemenangan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari dalam final ganda putri, menurut Liliyana, semakin mendorongnya untuk memenangi pertandingan besok. "Mereka sebelumnya tidak diunggulkan tapi bisa menang, jadi kami juga harus bisa menang," tuturnya.

    Di partai semifinal lainnya, pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto, ditaklukkan Zhang/Zhao dengan skor ketat, 21-19, 21-17.

    GADI MAKITAN


    Baca Juga:
    UU Pilkada, Netizen Minta SBY Stop Bersandiwara
    Ngaku Kecewa, SBY Berat Tanda Tangani UU Pilkada
    Tagar ShameOnYouSBY Turun, SBY Tetap Dirisak
    PPP: Amarah SBY Melengkapi Skenario


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.