Jurus Atletik untuk Kejar Sukses di SEA Games 2015

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet lompat jauh Indonesia Maria Natalia Londa, melakukan lompatan pada nomor Lompat Jauh Asian Games ke-17 di Incheon Asiad Main Staidium, Incheon, 29 September 2014. Maria berhasil meraih emas dengan lompatan 6,55 m. AP/Lee Jin-man

    Atlet lompat jauh Indonesia Maria Natalia Londa, melakukan lompatan pada nomor Lompat Jauh Asian Games ke-17 di Incheon Asiad Main Staidium, Incheon, 29 September 2014. Maria berhasil meraih emas dengan lompatan 6,55 m. AP/Lee Jin-man

    TEMPO.CO , Jakarta: Atletik merebut satu emas pada Asian Games 2014 lalu. Pencapaian itu tak pelak membuat harapan tinggi tersandar di cabang ini untuk penyelengaraan pesta olahraga Asia Tenggara, SEA Games 2015. (Baca: Kejutan, Maria Londa Rebut Emas Asian Games)

    Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia Boedi Darma Sidi mengatakan pihaknya berencana mengusulkan 50 atlet untuk menjalani program persiapan SEA Games 2015. Jumlah ini lebih dari dua kali kuota yang disediakan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), yakni 24 orang.

    Boedi Darma Sidi mengatakan jumlah banyak ini diperlukan agar timbul suasana persaingan di antara atlet yang akan mengikuti SEA Games 2015.  "Rencananya, seleksi untuk mendapatkan tim inti baru akan dilakukan di Jatim Open (Kejuaraan Tingkat Nasional Jawa Timur Terbuka) Maret nanti," kata Boedi, Ahad, 19 Oktober 2014.  Namun, dia masih menunggu kabar dari Satlak Prima apakah jumlah ini disetujui.  

    Boedi mengatakan, dia akan banyak melibatkan atlet muda untuk bertanding di SEA Games Singapura. Jumlah terbanyak datang dari nomor lari. "Untuk nomor lompat, kami masih kekurangan orang," ujarnya.

    Selain untuk memberi pengalaman bagi atlet remaja dan junior, Boedi juga ingin atletik bisa menyumbangkan banyak medali buat kontingen Indonesia. Namun, untuk menetapkan target medali, dia masih harus melihat perkembangan negara-negara lain.

    Selain atlet muda, kata Boedi, pihaknya juga tetap mengikutsertakan atlet-atlet senior, seperti Dedeh Erawati (lari 100 meter gawang), Rini Budiarti (lari 3.000 meter halang-rintang), Maria Natalia Londa (lompat jauh dan lompat jangkit), dan Triyaningsih (lari 5.000 dan 10.000 meter).   

    Di SEA Games tahun lalu, atletik menyumbangkan enam medali emas bagi Indonesia. Enam medali emas itu diraih Maria Natalia Londa (lompat jauh dan lompat jangkit), Rini Budiarti ( lari 3.000 halang rintang), Dedeh Erawati (lari 100 meter gawang), dan Triyaningsih (lari 10.000 meter).  

    GADI MAKITAN


    Berita Lain
    Manchester City Hancurkan Spurs 4-1
    Tekuk Crystal Palace, Chelsea Belum Terkalahkan
    Ronaldo Cetak 2 Gol, Madrid Cukur Levante 5-0
    Lawan Hull, Welbeck Selamatkan Muka Arsenal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.