Menpora Imam Nahrawi Biasa Jadi Penjaga Gawang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Imam Nahrawi . TEMPO/Tri Handiyatno

    Imam Nahrawi . TEMPO/Tri Handiyatno

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemuda Olahraga (Menpora) baru, Imam Nahrawi, mengaku gemar bermain sepak bola dan posisi yang paling disukai adalah penjaga gawang. "Jika main sepak bola saya bisanya jadi penjaga gawang," kata Imam Nahrawi seusai perkenalan dengan jajaran eselon I, II dan III di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), di Jakarta, Senin sore, 27 Oktober 2014.

    Saat ditanya tim mana yang menjadi idolanya, pengganti Roy Suryo itu tidak bisa memberikan jawaban yang tegas. Meski demikian, sebagai warga Jawa Timur, Imam Nahrawi memilih tim kebanggaan warga Surabaya. "Persebaya...dulu," katanya sambil tersenyum.

    Politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga mengaku hobi berolahraga. "Saya senang bermain bulu tangkis dan tenis meja," katanya dengan senyum khasnya. (Baca: Menpora Imam Nahrawi: Jangan Ada Kucing-kucingan)

    Menpora baru ini oleh Presiden Joko Widodo langsung diberikan tugas yang cukup berat yaitu memajukan prestasi pemuda dan olahraga Indonesia. Selain itu juga diminta menyukseskan Asian Games 2018 di Tanah Air.

    Imam Nahrawi menegaskan Asian Games 2018 merupakan prioritas, untuk itu pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan stakeholder pendukung demi mempersiapkan diri untuk menghadapi kejuaraan empat tahunan terbesar di Asia itu.

    "Asian Games jadi prioritas. Memang masih empat tahun. Tapi semuanya harus dimaksimalkan termasuk membicarakan dengan stakeholder lainnya. Yang jelas harus sukses," kata Imam Nahrawi menegaskan. (Baca: Harapan Insan Olahraga untuk Menpora Baru)

    ANTARA

    Berita Lain
    Erick Thohir Masih Percaya pada Mazzarri
    Zidane Dijatuhi Sanksi 3 Bulan
    Menunggu Duet Maut Alexis-Walcott
    Timnas Taget Juara Piala AFF, Persiapan Kedodoran


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.