Soal Mafia Olahraga, Menpora Masih Tunggu Polisi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melengkapi berkas Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Jakarta, Rabu 19 November 2014. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melengkapi berkas Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Jakarta, Rabu 19 November 2014. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Kudus - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan bahwa persoalan mafia olahraga masih terus didalami. Namun, kata Imam, pihaknya masih akan terus berkoordinasi dengan kepolisian.

    "Kami masih akan bertemu dengan kepolisian lagi untuk mendalami mafia olahraga," kata Imam saat mengunjungi Klub Bulu Tangkis Djarum di Gelora Olahraga Kudus, Kamis, 20 November 2014.

    Menpora hanya memberi jawaban secara keseluruhan olahraga meskipun dalam pers confference itu yang ditanyakan adalah soal mafia sepak bola. "Saya memang sudah bertemu dengan kepolisian untuk mendalami soal mafia olahraga," ujarnya.

    Sebelumnya, dalam kesempatan berbeda, Imam menjelaskan bahwa pihaknya sudah bertemu dengan Kepala Kepolisian RI di kantornya. Pertemuan itu membahas soal persoalan hukum mengenai mafia sepak bola, mafia olahraga, dan judi yang sudah ditangani kepolisian. Imam juga pernah mengatakan jika dirinya telah mendapat informasi mengenai mafia olahraga.

    RINA WIDIASTUTI

    Berita Lain


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.