Menpora Luncurkan Kartu Anggota Pelaku Olahraga  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti.

    Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sumatera Selatan dipercaya Komite Olahraga Nasional Indonesia untuk menjadi tuan rumah peluncuran kartu tanda anggota (KTA) pelaku olahraga secara nasional. Peluncuran KTA akan dilaksanakan di Griya Agung, Sabtu malam ini, 29 November 2014.  

    Menurut ketua panitia, Maryama Bustam, 34 utusan KONI se-Indonesia dipastikan akan hadir. Akan datang pula utusan 61 pengurus pusat dan pengurus besar cabang olahraga.

    "KTA perdana akan diserahkan Menpora (Imam Nahrawi) secara langsung," kata Maryam, Sabtu, 29 November 2014. Menurut dia, pelaku olahraga di sini bukan hanya pengurus KONI, tapi juga meliputi atlet, pelatih, ofisial, dan juga suporter.(Baca: Menpora Ingin Jadi Pengelola Gelora Bung Karno)

    Sementara itu, Dhenie Zainal, Ketua Harian KONI Sumatera Selatan, memastikan setiap pemegang kartu anggota pelaku olahraga akan dilindungi oleh asuransi jiwa. Asuransi itu akan melindungi pelaku olahraga dari hal-hal yang tidak diinginkan selama menjalankan kegiatan olahraga, seperti berlatih atau bertanding. "Pemilik KTA harus bayar Rp 25 ribu untuk tiga tahun asuransi jiwa," kata Dhenie Zainal.(Baca: Soal Mafia Olahraga, Menpora Masih Tunggu Polisi)

    Dalam kesempatan ini pula Menteri Imam dan para ketua KONI se-Indonesia akan melihat langsung kesiapan Sumsel menjelang perhelatan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional pada Desember mendatang serta Asian Games 2018. Kesiapan itu akan disampaikan langsung oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

    PARLIZA HENDRAWAN


    Berita Lain
    Evan Dimas Ditaksir Klub Australia Brisbane Roar
    Operasi Sukses, Jack Wilshere Absen Tiga Bulan
    Kalahkan Laos 5-1, Indonesia Tetap Tersingkir
    Munas Golkar, Perkenalan Pemain Sriwajaya FC Ditunda


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.