Maria Londa Tampil dalam POM ASEAN  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet lompat jauh Indonesia Maria Natalia Londa, melakukan lompatan pada nomor Lompat Jauh Asian Games ke-17 di Incheon Asiad Main Staidium, Incheon, 29 September 2014. Maria berhasil meraih emas dengan lompatan 6,55 m. AP/Lee Jin-man

    Atlet lompat jauh Indonesia Maria Natalia Londa, melakukan lompatan pada nomor Lompat Jauh Asian Games ke-17 di Incheon Asiad Main Staidium, Incheon, 29 September 2014. Maria berhasil meraih emas dengan lompatan 6,55 m. AP/Lee Jin-man

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet lompat jauh dan lompat jungkit, Maria Natalia Londa, bakal tampil dalam Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) ASEAN University Games ke-27 di Palembang, 9-21 Desember mendatang.

    Londa, 24 tahun, yang meraih satu medali emas dalam Asian Games Incheon 2014 pada nomor lompat jauh, masih terdaftar sebagai mahasiswi di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (IKIP PGRI) Denpasar, Bali. (Baca: Kejutan, Maria Londa Rebut Emas Asian Games)

    Selain Londa, 39 atlet atletik yang masih terdaftar sebagai mahasiswa di berbagai perguruan tinggi ikut tampil. "Kali ini, atlet yang ikut banyak karena pertandingannya di dalam negeri. Biasanya, kami hanya mengirimkan belasan atlet," kata Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia Boedi Darma saat dihubungi, Ahad, 7 November 2014.

    Londa menyatakan tak mau berbicara soal target di Palembang. “Kalau hal itu, pelatih yang lebih tahu. Saya hanya selalu berdoa mohon yang terbaik saja,” ujarnya melalui sambungan telepon dari Denpasar. (Baca: Maria Londa Ungkap Rahasia Kesuksesan Meraih Emas)

    Tak hanya atlet senior yang dikirim untuk bertanding dalam turnamen ASEAN University kali ini. Atlet junior juga tercatat ikut berpartisipasi. "Kegiatan ini di bawah pengelolaan Direktorat Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," tutur Boedi.

    Beberapa atlet yang dipersiapkan untuk SEA Games 2015 di Singapura, menurut Boedi, juga diikutsertakan dalam tim. Secara rinci, ada 24 atlet putra dan 16 atlet putri. Mengenai target, mantan atlet lempar martil ini tak mau banyak bicara. "Kami tidak pernah memantau kekuatan di tingkat universitas," ujarnya.

    Untuk mendampingi 40 atlet, PASI menunjuk lima pelatih dan Agustinus Ngamel sebagai manajer tim. Khusus cabang atletik, turnamen akan berlangsung selama empat hari, yakni 15-18 Desember mendatang.

    RINA WIDIASTUTI

    Berita lain
    Dicari: Kata Baru untuk Kehebatan Ronaldo 
    Hat-trick Lawan Celta, Ronaldo Panen Rekor 
    Indonesia Dikalahkan Thailand di Final Axiata Cup
    Madrid Siap Hukum Suporter Anti-Barca dan Messi


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.