Kevin Garnett Balik ke Timberwolves  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kevin Garnett (kanan) berduel Shaquille O'Neal dalam playoff NBA (14/5). AP/Charles Krupa

    Kevin Garnett (kanan) berduel Shaquille O'Neal dalam playoff NBA (14/5). AP/Charles Krupa

    TEMPO.COJakarta - Kevin Garnett akhirnya memutuskan kembali ke tim yang pernah dia bela selama 12 tahun, Minnesota Timberwolves. Garnett memutuskan untuk menyetujui paket pertukarannya dengan Thaddeus Young untuk Brooklyn Nets, Kamis kemarin. 

    Kesepakatan ini membuat Garnett yang kini berusia 38 tahun bisa menjalani musim ke-20 di Liga Basket Amerikat (NBA). Dia kemungkinan akan pensiun di Timberwolves, klub yang pertama kali merekrutnya, dan bekerja sama lagi dengan pelatih Flip Saunders. 

    Saunders menyatakan senang bisa membawa kembali Garnett ke Minnesota. Bagi para penggemar Timberwolves, pemain yang akrab dipanggil KG itu adalah legenda mereka. "Saat orang memikirkan Timberwolves, mereka akan memikirkan Garnett," kata Saunders. 

    Menurut Saunders, Garnett menjalani tahun-tahun luar biasa bersama Timberwolves. "Para suporter sangat menghormatinya," kata Saunders seperti ditulis Associated Press, Kamis, 19 Februari 2015. Garnett akan tiba di Minnesota pada Sabtu nanti dan akan menjalani laga pertamanya menghadapi Washington Wizards, Rabu pekan depan. 

    Saunders memang dekat dengan Garnett. Dia kerap menunjukkan keinginannya untuk membawa kembali Garnett setelah pemain itu hengkang pada 2007. "KG akan membawa kembali etos kerja dan kepemimpinan yang menjadi cirinya, serta pengaruh positif untuk para pemain muda," kata Saunders. 

    Garnett dinilai sosok yang tepat untuk menjadi mentor Andrew Higgins, pemain muda asal Kanada yang diambil Timberwolves tahun lalu. Higgins adalah small forward berbakat yang menempati peringkat pertama dalam draft NBA 2014. 

    Timberwolves memilih Garnett yang menempati peringkat kelima dalam draft NBA pada 1995. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Timberwolves, Garnett berhasil membawa tim itu masuk babak playoff pada 1997. Garnett menjadi pemain terbaik dalam final Wilayah Barat pada 2004. 

    Garnett bisa bermain pada posisi power forward atau center. Pemain dengan tinggi 2,11 meter itu adalah pemegang rekor di Timberwolves pada segala sektor dengan mencetak 19.041 poin, 10.542 rebound, 4.146 assist, 1.282 steal, dan 1.576 blok. Namun, sepanjang kariernya bersama Timberwolves, Garnett belum sekali pun merasakan gelar juara NBA. 

    Garnett dijual ke Boston Celtics pada 2007. Pada musim perdananya bersama Celtics, Garnett berhasil mendapatkan cincin juara NBA. Timberwolves sendiri tak pernah lagi lolos ke babak playoff sejak Garnett pergi. Garnett pindah ke Nets pada 2013 dan mencetak rekor 25 ribu poin, 14 ribu rebound, serta 5.000 assist

    AP | ESPN | GABRIEL WAHYU TITIYOGA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?