Minus Derrick Rose, Chicago Bulls Disengat Hornets

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Guard Chicago Bulls, Aaron Brooks (tengah), melemparkan bola menuju keranjang dibayangi pemain Sacramento Kings, DeMarcus Cousins, dan Darren Collison (kanan) dalam pertandingan NBA di Sleep Train Arena, Sacramento, 20 November 2014. AP/Rich Pedroncelli

    Guard Chicago Bulls, Aaron Brooks (tengah), melemparkan bola menuju keranjang dibayangi pemain Sacramento Kings, DeMarcus Cousins, dan Darren Collison (kanan) dalam pertandingan NBA di Sleep Train Arena, Sacramento, 20 November 2014. AP/Rich Pedroncelli

    TEMPO.CO, Jakarta - Chicago Bulls yang kehilangan Derrick Rose akibat cedera, takluk 86-98 di tangan Charlotte Hornets pada laga NBA, Kamis, 26 Februari 2015, waktu Indonesia barat. Rose, yang merupakan MVP 2011, mengalami cedera lutut kanan pada Selasa lalu dan harus menjalani pembedahan untuk kedua kalinya tahun ini.

    Cedera lutut kanan terjadi saat Rose baru kembali dari absen pada seluruh musim untuk menyembuhkan diri dari cedera ligamen lutut kirinya. "Saya tak tahu harus bilang apa kecuali ini sangat tidak adil," kata pelatih kepala Bulls, Tom Thibodeau, sebelum laga ini.

    Tanpa Rose, Bulls masih bisa mengandalkan Pau Gasol yang mencetak double-double tertinggi ke-38 di liga setelah mempersembahkan 25 poin dan 13 rebound untuk Bulls, namun Chicago tetap harus menghentikan kemenangan kedua berturut-turutnya.

    Dalam pertandingan yang 18 kali susul menyusul memimpin dan 15 kali seri itu, Michael Kidd-Gilchrist mencetak 18 poin dan 12 rebound untuk Charlotte. Mo Williams mempersembahkan 17 poin dan lima assist untuk Hornets yang mengakhiri catatan lima kali kalah berturut-turut.

    Bulls kini menempati posisi ketiga klasemen Wilayah Timur dengan rekor menang-kalah 36-21. Sedangkan Hornets di urutan kesembilan dengan rekor 22-32.

    ANT | NBA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.