Pria 49 Tahun Raih Emas di Bosowa Half Marathon

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Makassar - Pelari asal Jawa Timur, Suyono, 49 tahun, meraih medali emas di Bosowa Half Marathon 2015 untuk kategori 21 K master. Dia mengalahkan sekitar 50 peserta.

    "Kejuaraan kategori master ini baru pertama kalinya dilakukan, jadi saya ikut," ujar Suyono di Lapangan Karebosi, Makassar, Ahad, 1 Maret 2015.

    Suyono mengakui saingan terberatnya pada kejuaraan ini bernama Osias asal Bali. Namun, dia berhasil mengalahkannya meskipun usianya sudah terbilang tua. "Saya ikut kejuaraan ini untuk kebutuhan keluarga," kata dia.

    Pria berambut putih ini mengatakan mendapat kabar adanya kejuaraan ini dari Internet. Ia pun langsung mendaftarkan diri melalui sistem online. "Sudah tiga hari saya di Makassar, nanti sore balik ke Jawa Timur," ucap pria bertubuh mungil ini.

    Sebelumnya, dia juga pernah mengikuti maraton kategori master di Bali serta Jakarta pada tahun lalu dan berhasil meraih medali emas. "Alhamdulillah, kejuaraan di Makassar ini saya kembali meraih emas," tutur peraih emas maraton pada SEA Games tahun 1995 tersebut.

    Ketua Seksi Media dan Publikasi Bosowa Half Marathon 2015, Amir Pallawa Rukka, mengatakan sekitar 120 pelari nasional yang ikut ajang tersebut, mulai kategori 5 K, 10 K, dan 21 K, serta 21 K master. Kategori 21 K master, lanjut dia, diikuti oleh peserta yang berusia 40-50 tahun. Selain itu, kejuaraan Bosowa Half Marathon ini juga diikuti pelari asing sebanyak 31 orang. "Kejuaraan ini memang rutin diadakan tiap tahun, yang diikuti pelari nasional dan internasional," ujar Amir.

    Menurut dia, para pelari mulai start pukul 05.00 Wita dengan melewati rute Jalan Jenderal Sudirman-Haji Bau-Penghibur-Metro Tanjung Bunga, berbelok di samping Mall GTC. Kemudian kembali ke Jalan Metro Tanjung Bunga-Penghibur-Somba Opu-Husni Thamrin-Amanagappa, lalu finis ke Jalan Jenderal Sudirman. "Rute ini sudah cukup mewakili wajah Kota Makassar," kata Amir.

    DIDIT HARIYADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.