Tommy Sugiarto Tampil di All England

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto, berusaha mengembalikan kok ke arah pebulutangkis Singapura, Derek Wong, dalam partai pertama penyisihan Grup A Piala Thomas 2014 di Stadion Bulutangkis, Siri Fort Sport Complex, New Delhi, India, Senin (19/5). Tommy berhasil mengalahkan Wong dengan skor 21-11, 17-21, 21-15. ANTARA/Ismar Patrizki

    Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto, berusaha mengembalikan kok ke arah pebulutangkis Singapura, Derek Wong, dalam partai pertama penyisihan Grup A Piala Thomas 2014 di Stadion Bulutangkis, Siri Fort Sport Complex, New Delhi, India, Senin (19/5). Tommy berhasil mengalahkan Wong dengan skor 21-11, 17-21, 21-15. ANTARA/Ismar Patrizki

    TEMPO.CO , Jakarta -- Pemain terbaik tunggal putra Indonesia peringkat kesebelas dunia, Tommy Sugiarto, akan tampil dalam turnamen bulu tangkis Superseries Premier All England di Birmingham, Inggris, mulai Rabu, 8 Maret 2015. Tommy, yang telah keluar dari pemusatan latihan nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia di Cipayung, Jakarta, berlatih di klubnya, PB Pelita Bakrie Jakarta.

    Selama berlatih di PB Pelita Bakrie, Tommy ditangani pelatih yang juga ayahnya sendiri, Icuk Sugiarto, juara dunia bulu tangkis 1983. Menurut Icuk, selama dia tangani, kemampuan fisik Tommy meningkat.

    Icuk mencontohkan dalam hal skipping atau lompat tali. “Tommy mampu melakukannya tanpa berhenti selama 16 menit. Tadinya setelah keluar dari Pelatnas ia hanya mampu melakukannya selama 8 menit,” tutur Icuk.

    Menurut Icuk, skipping itu dapat menguatkan otot pergelangan tangan dan kemampuan bergerak dan kelincahan kaki seorang pemain. “Dua hal itu merupakan satu di antara hal yang diperlukan seorang pemain,” Icuk menambahkan.

    Icuk berharap Tommy dapat tampil maksimal di All England kali ini. Tahun lalu, Tommy, yang diunggulkan di posisi ketiga, terhenti pada babak pertama. Ia dikalahkan pemain Cina, Gao Huan, 21-13, 10-21, 21-18. Kekalahan Tommy itu tidak terlepas dari cedera retak pada tulang telapak kaki yang dia derita saat itu.

    BWF | AGUS BAHARUDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.