Swiss Hadapi Belgia di Piala Davis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi Roger Federer setelah mendapat angka dari lawannya sal Italia Simone Bolelli pada pertandingan Australian Open 2015 di Melbourne, Australia, 21 Januari 2015. Federer kalahkan Bolelli dengan 4 set 3-6, 6-3, 6-2, 6-2. REUTERS/Thomas Peter

    Ekspresi Roger Federer setelah mendapat angka dari lawannya sal Italia Simone Bolelli pada pertandingan Australian Open 2015 di Melbourne, Australia, 21 Januari 2015. Federer kalahkan Bolelli dengan 4 set 3-6, 6-3, 6-2, 6-2. REUTERS/Thomas Peter

    TEMPO.CO, London - Juara bertahan Swiss menghadapi tuan rumah Belgia pada kejuaraan tenis beregu putra antarnegara Piala Davis Grup Dunia di Cointry Hall du Sart Tilman, Liege, Belgia, 6 hingga 8 Maret 2015. Swiss akan tampil tanpa dua pemain terbaiknya, Roger Federer dan Stanislas Wawrinka, yang memilih bermain pada turnamen Asosiasi Tenis Profesional (ATP).

    Tim Swiss akan diperkuat Marti, Adrien Bossel, Henri Laaksonen, dan Michael Lammer. Sedangkan Belgia diperkuat David Goffin, Steve Darcis, Ruben Bemelmans, dan Niels Desein. Pertandingan Grup Dunia tersebut juga akan menampilkan tim Jerman melawan Prancis, Inggris melawan AS, Cek melawan Australia, Kazakhstan melawan Italia, Argentina melawan Brasil, Serbia melawan Kroasia, dan Kanada melawan Jepang.

    Swiss menaklukkan tuan rumah Prancis 3-1 pada babak final kejuaraan Piala Davis di Lille, Prancis, tahun lalu. Waktu itu Swiss diperkuat dua petenis terbaiknya, Federer dan Wawrinka.

    Trofi juara yang direbut Swiss tersebut merupakan yang pertama kali di arena Piala Davis. Swiss telah membukukan lima kali kemenangan  berturut-turut menghadapi lawan-lawannya. Terakhir kali Swiss kalah saat melawan tim Cek pada 2013.

    ATP | DAVISCUP | AGUS BAHARUDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.