Ahsan/Hendra Hadapi Pasangan Cina Hari Ini di All England  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan saat melawan pasangan asal Korea Selatan Yoo Yeonseong dan Lee Yongdae pada final ganda putra Asian Games di Gyeyang gymnasium, Incheon, 28 September 2014.  ROSLAN RAHMAN/AFP/Getty Images

    Pasangan Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan saat melawan pasangan asal Korea Selatan Yoo Yeonseong dan Lee Yongdae pada final ganda putra Asian Games di Gyeyang gymnasium, Incheon, 28 September 2014. ROSLAN RAHMAN/AFP/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan ganda putra Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan akan menghadapi pasangan Cina, Zhang Nan/Fu Haifing, di turnamen All England, hari ini. Mereka sebelumnya pernah tiga kali bertemu dengan dua di antaranya berhasil dimenangkan Ahsan/Hendra.

    Pada pertemuan terakhir di turnamen Yonex Sunrise Hongkong Open 2015, ganda putra dari Negeri Tirai Bambu itu keok dalam pertandingan tiga set. “Mereka pernah mengalahkan kami dan kami juga pernah menang dari mereka. Jadi, lebih siap saja untuk besok,” ujar Ahsan.

    Pertemuan keduanya dipastikan akan berlangsung sengit karena mereka harus berebut untuk mendapatkan tiket ke perempat final turnamen dengan total hadiah US$ 500 ribu. Apalagi kemenangan di turnamen ini sangat penting sebagai bekal poin menuju Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

    Hendra Setiawan mengaku akan berusaha keras untuk bisa memenangkan pertandingan babak kedua tersebut. Menurut dia, peluang untuk kembali naik podium di All England sangat terbuka lebar. “Peluang untuk kembali juara masih ada, tapi kami mau fokus untuk pertandingan besok dulu. Diselesaikan satu per satu,” kata Hendra.

    Hendra/Ahsan sebelumnya mengalahkan pasangan Inggris, Andrew Ellis/Peter Mills, di Barclaycard Arena, Birmingham, Rabu, 4 Maret 2015 waktu setempat. Dalam pertandingan tersebut, ganda putra nomor lima dunia ini berhasil menang dua game langsung dengan skor 21-9 dan 21-17.

    “Di game pertama sepertinya mereka belum panas. Baru di game kedua mereka lebih siap menghadapi kami,” kata Ahsan seusai pertandingan, seperti dikutip laman resmi Persatuan Bulu Tangkis Indonesia, Rabu, 4 Maret 2015.

    Pasangan juara dunia tahun 2013 ini memang menjadi salah satu tumpuan Indonesia untuk kembali meraih gelar di All England. Pada tahun lalu, mereka berhasil mengakhiri masa paceklik nomor ganda putra Indonesia di turnamen bergengsi di dunia ini setelah menang melawan pasangan unggulan kedua asal Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa, dua set langsung, 21-19, 21-19.

    Dalam turnamen All England, Indonesia menurunkan enam wakilnya di nomor ganda putra. Selain Hendra/Ahsan, ada pasangan ganda lainnya, yaitu Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoso, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Markis Kido/Agrippina Primarahmanto Putera, dan Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan.

    Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Besar (PBSI) Rexy Mainaky mengatakan bahwa pihaknya memang memasang target kemenangan di nomor ganda putra. Menurut dia, dari hitungan realistis, nomor ganda putra, ganda putri, dan campuran mempunya peluang besar di All England 2015. “Saat ini memang masih ganda putra dan ganda campuran yang punya peluang besar,” kata Rexy.

    ANGGA SUKMAWIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.