Christo Hadapi Khaledan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis tunggal putra Indonesia Christopher Rungkat berhasil mengalahkan petenis Thailand Danai Udamchoke pada kualifikasi Piala Davis zona Asia/Oseania Grup II di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (8/4). ANTARA/Puspa Perwitasari.

    Petenis tunggal putra Indonesia Christopher Rungkat berhasil mengalahkan petenis Thailand Danai Udamchoke pada kualifikasi Piala Davis zona Asia/Oseania Grup II di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (8/4). ANTARA/Puspa Perwitasari.

    TEMPO.COPalembang - Petenis tunggal putra terbaik Indonesia, Christoper Rungkat, menghadapi tunggal kedua Iran, Shahin Khaledan, pada hari pertama babak penyisihan Grup II Zona Asia-Oceania kejuaraan tenis beregu putra antarnegara Piala Davis di Palembang, Jumat, 6 Maret 2015. Pertandingan Indonesia melawan Iran ini berlangsung di lapangan tenis PT Bukit Asam, kompleks Stadion Jakabaring, Palembang.   

    Pada pertandingan berikutnya, pemain tunggal kedua Indonesia, Sunu Wahyu Trijati, melawan tunggal pertama Iran, Anoosha Shahgholi. Chisto saat ini menempati peringkat 582 dunia, sementara Khaledan pada urutan 1.581. Adapun Sunu tidak memiliki peringkat dunia, sedangkan Shahgholi pada urutan 1.394.

    Pelatih tim tenis Indonesia, Roy Therik, optimistis Christo dan Sunu dapat memenangi pertandingan ini. Menurut dia, level permainan kedua petenis Iran itu jauh di bawah Christo dan Sunu.

    Ia menambahkan, Christo dan Sunu ditampilkan pada hari pertama sebagai strategi Indonesia untuk menekan Iran. "Kami sengaja tempatkan Christo (pada pertandingan pertama) untuk menekan lawan sejak awal," kata Roy Therik.

    Pada nomor ganda yang dipertandingkan pada hari kedua, Sabtu, 7 Maret, Roy memainkan pasangan Christo dan David Agung Susanto. Mereka akan menghadapi ganda Iran, Amirvala Madanchi dan Anoosha Shahgholi. Pada hari terakhir, Minggu, 8 Maret, Christo melawan Shahgholi, sedangkan Sunu bertemu Khaledan. 

    "Kami yakin bisa menang tiga poin langsung (3-0)," kata Roy.

    Pertemuan Indonesia dengan Iran ini merupakan yang kedua kalinya pada Piala Davis. Pada pertemuan pertama di Iran, 2011, Indonesia menang 3-2.

    PARLIZA HENDRAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.