Indonesia Taklukkan Iran 5-0 di Piala Davis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis indonesia, David Agung Susanto mengembalikan pukulan Petenis Australia, Joseph Sirriani dalam pertandingan final Garuda Indonesia tennis Open 2013 di Hotel Borobudur, Jakarta, (8/12). David Agung Susanto kalah dengan skor 6-1, 3-6, 6-2. TEMPO/Seto Wardhana

    Petenis indonesia, David Agung Susanto mengembalikan pukulan Petenis Australia, Joseph Sirriani dalam pertandingan final Garuda Indonesia tennis Open 2013 di Hotel Borobudur, Jakarta, (8/12). David Agung Susanto kalah dengan skor 6-1, 3-6, 6-2. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.COJakarta - Tim tenis Indonesia menang 5-0 atas tim tamu, Iran, pada babak pertama Grup II Zona Asia-Oceania kejuaraan tenis beregu putra antarnegara Piala Davis. Kemenangan telak itu diraih setelah David Agung Susanto dan Aditya Hari Sasongko menambah dua angka kemenangan pada nomor tunggal putra di Lapangan Tenis PT Bukit Asam Kompleks Stadion Jakabaring, Palembang, Ahad, 8 Maret 2015.

    David dan Aditya ditampilkan tim Indonesia pada pertandingan yang sudah tidak berpengaruh lagi karena Indonesia sudah unggul 3-0. Pertandingan dua nomor tunggal pada Minggu lalu berlangsung dengan format the best of three sets, karena pertandingan ini sudah tidak berpengaruh lagi. 

    Pertandingan di Piala Davis pada dasarnya dengan format the best of five, kecuali kedudukan sudah 3-0. David yang menghadapi Mohsen Hossein Zade menang 6-4, 6-4, sedangkan Aditya menang 6-2, 6-1 atas Shahin Khaledan.

    Kemenangan ini merupakan yang kedua dibukukan Indonesia pada dua kali pertemuan dengan tim Iran di Piala Davis. Sebelumnya, Indonesia menang 3-2 di Iran pada 2011.

    Dengan demikian, Indonesia selanjutnya bertemu dengan pemenang pertandingan Kuwait melawan Pakistan pada babak kedua Grup II Zona Asia-Oceania, 17-19 Juli mendatang. Pakistan sementara unggul 2-1 atas Kuwait.

    DAVISCUP | AGUS BAHARUDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.