Semua Atlet Malaysia Tes Doping Sebelum SEA Games Ke-28

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebilliar putra asal Jawa Tengah, Yoni Rachmanto menyodok bola dalam nomor Snooker ketika mengikuti seleksi nasional tim inti untuk SEA Games 2015 Singapura di Pusat Pelatihan Nasional Billiar PB POBSI, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 3 Februari 2015. ANTARA FOTO

    Pebilliar putra asal Jawa Tengah, Yoni Rachmanto menyodok bola dalam nomor Snooker ketika mengikuti seleksi nasional tim inti untuk SEA Games 2015 Singapura di Pusat Pelatihan Nasional Billiar PB POBSI, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 3 Februari 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.COKuala Lumpur - Semua atlet Malaysia yang akan ambil bagian dalam SEA Games ke-28 di Singapura, Juni mendatang, harus menjalani tes doping sebelum bertolak ke Singapura. Keputusan itu diumumkan Menteri Olahraga Malaysia Khairy Jamaluddin sebagaimana dikutip Reuters, Rabu, 25 Maret 2015.

    Malaysia telah “dihantam” badai doping yang menimpa atlet terbaiknya. Pemain tunggal bulu tangkis putra terbaik dunia, Lee Chong Wei, dan peraih medali emas wushu putri nomor nanquan dan nandao all-round Asian Games XII di Incheon, Korea Selatan, Tai Cheau Xuen, positif menggunakan doping. Lee positif menggunakan doping dalam kejuaraan dunia di Kopenhagen pada Agustus 2014.

    Banding yang diajukan Tai Cheau Xuen ditolak, sementara Lee tengah menunggu Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mendengar kesaksiannya di Amsterdam, 11 April mendatang. 

    "Saya telah memerintahkan Badan Antidoping Malaysia  (Adamas) melakukan tes doping terhadap setiap atlet yang akan mengikuti SEA Games," kata Khairy.

    Sebanyak 30 persen atlet Malaysia mengikuti tes sebelum mengikuti kejuaraan besar. Malaysia mengirim 500 lebih atlet pada SEA Games ke-27 di Myanmar.

    SEA Games di Singapura  pada 5-16 Juni mendatang diikuti sebelas negara dan mempertandingkan 36 cabang olahraga, termasuk atletik, biliar, sepak takraw, dan renang.

    REUTERS | AGUS BAHARUDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.