Lawan Lin Dan, Tommy Sugiarto Mundur karena Cedera  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangkis Indonesia Tommy Sugiarto. REUTERS/Samsul Said

    Pebulutangkis Indonesia Tommy Sugiarto. REUTERS/Samsul Said

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain tunggal putra andalan Indonesia, Tommy Sugiarto, mengundurkan diri dari turnamen Malaysia Open Superseries Premier 2015 karena masih mengalami cedera. Bertemu dengan andalan Cina, Lin Dan, dalam pertandingan awal turnamen, Rabu, 1 April 2015, Tommy hanya beberapa saat memasuki lapangan dan mengundurkan diri saat kedudukan 0-2 untuk keunggulan Lin Dan. 

    "Pinggang saya masih terasa sakit, jadi terpaksa mengundurkan diri," kata Tommy kepada wartawan yang menemuinya sesaat setelah mengundurkan diri. Putra legenda bulu tangkis Indonesia, Icuk Sugiarto, tersebut mengalami cedera pinggang saat melawan pemain Denmark, Viktor Axelsen, pada semifinal India Open minggu lalu.

    Tommy mengaku sudah berkonsultasi dengan tim medis mengenai cedera pinggang yang dideritanya. "Dokter di India, kemarin, menyarankan saya untuk beristirahat selama seminggu. Karenanya, secepatnya saya akan kembali ke Indonesia untuk melakukan pengobatan," kata dia.

    Ditanya tentang perasaannya saat harus mengundurkan diri setelah mengalahkan Lin Dan di India Open, Tommy mengaku sebenarnya juga ingin tetap memaksakan bermain. "Tapi mau bagaimana lagi, tadi mau ngangkat bola saja masih susah," katanya. Ia mengatakan cedera pinggang tersebut memang pernah dideritanya beberapa tahun lalu.

    Tommy pun berharap cedera yang membekapnya bisa segera sembuh agar bisa mengikuti turnamen Singapore Open pekan depan. "Mohon doanya, semoga segera sembuh agar bisa main lagi. Saya juga masih belum bisa memberi kepastian untuk keikutsertaan dalam Singapura Open," kata dia.

    Dengan mundurnya Tommy, Indonesia hanya menyisakan Dionysius Hayom Rumbaka di sektor tunggal putra dalam turnamen berhadiah total US$ 500 ribu tersebut. Dalam pertandingan pertama, Hayom berhasil mengalahkan tunggal Vietnam, Nguyen Tien Minh, 18-21, 21-11, dan 21-14. Di pertandingan kedua besok, Hayom akan menghadapi pemain Hong Kong, Wei Nan.

    MASRUR (KUALA LUMPUR)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?