Tommy Sugiarto Bakal Tampil di Singapura Terbuka  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangkis Indonesia, Tommy Sugiarto mengembalikan nola ke pemain asal Malaysia, Lee Chong Wei saat berlaga di Final tunggal putra turnamen badminton Malaysia Open Super Series 2014 di Kuala Lumpur, (19/1). REUTERS/Samsul Said

    Pebulutangkis Indonesia, Tommy Sugiarto mengembalikan nola ke pemain asal Malaysia, Lee Chong Wei saat berlaga di Final tunggal putra turnamen badminton Malaysia Open Super Series 2014 di Kuala Lumpur, (19/1). REUTERS/Samsul Said

    TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Mundurnya pemain tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto, pada babak pertama turnamen bulu tangkis Superserie Premier Malaysia Open 2015, Rabu, 1 April 2015, memberinya kesempatan istirahat lebih panjang untuk pemulihannya.

    Tommy cedera pinggang saat memenangi pertandingan melawan  Lin Dan di babak perempat final turnamen Superserie India Open 2015, pekan lalu.

    Pada babak semifinal Tommy tidak dapat tampil maksimal dan menyerahpada  pemain Denmark, Viktor Axelsen,  17-11 game kedua. Padahal pada game pertama Tommy menang 24-22.  Tommy tidak kuat lagi menahan rasa sakit di pinggangnya pada game kedua itu.

    Dengan menyerah di game pertama melawan Lin Dan kali ini, Tommy memiliki waktu istirahat lebih panjang ketimbang ngotot menghadapi pemain terbaik kedua Cina itu. Pemain terbaik tuggal putra Indonesia peringkat kesepulh dunia ini setidaknya memiliki waktu semimggu lagi untuk memulihkan pinggangnya .

    Jika pinggangnya membaik Tommy berencana mengikuti turnamen Superserie Singapura Open 2015. Turnamen terbaik level kedua dunia ini dijadwalkan berlangsung 7 hingga 12 April 2015.

    Peringkat Tommy sempat terus turun dalam beberapa bulan terakhir sebelum kembali naik. Ia sempat menempati posisi ketiga dan merupakan yang tertinggi baginya pada April 2014. 

    BWF | AGUS BAHARUDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.