Christopher Rungkat Juara Turnamen Internasional Tarakan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis Indonesia Christopher Rungkat. ANTARAFOTO/FANNY OCTAVIANUS

    Petenis Indonesia Christopher Rungkat. ANTARAFOTO/FANNY OCTAVIANUS

    TEMPO.CO, Tarakan - Petenis nomor satu Indonesia, Christopher Rungkat, berhasil meraih gelar juara tunggal turnamen Indonesia Men’s Futures Gubernur Kalimantan Utara 2015. Dia mengalahkan petenis Selandia Baru unggulan kelima, Finn Tearney, di pertandingan final yang berlangsung di Stadion Tenis Tertutup Telaga Keramat, Tarakan, Ahad, 5 April 2015.

    Berdasarkan informasi di dalam rilis pers resmi Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) yang diterima Tempo, Ahad, 5 April 2015, Christo—panggilan akrab Christopher Rungkat—menang tiga set, 7-6(7), 1-6, 6-1.

    Ini adalah gelar turnamen futures kedelapan bagi Christo. Lima tahun lalu, Christo juga memperoleh gelar futures pertamanya di Tarakan.

    “Tarakan menjadi berkah bagi saya,” kata Christo, yang menjadi unggulan kedua dalam turnamen di Tarakan ini. “Lima tahun lalu, pada 2010, saya menjadi juara tunggal futures pertama kali di sini. Sekarang, saya bisa juara lagi setelah terakhir merebut gelar tunggal men’s futures pada 2012 (di Jakarta). Terimakasih Tarakan."

    Dengan menjadi juara di nomor tunggal, Christo mengantongi hadiah US$ 1.440 atau sekitar Rp 19 juta. Selain itu, gelar juara itu memberi tambahan 18 poin yang akan menaikkan peringkatnya ke kisaran 490-an dunia pekan depan. Saat ini, Christo berada di peringkat 579 dunia.

    Setelah Tarakan, Christo akan melanjutkan perjalanan ke seri kedua Indonesia Men’s Futures 2015 di Tegal yang bertajuk Walikota Tegal Open, 6-13 April ini.

    Turnamen futures ini juga dimanfaatkan Christo dan kawan-kawan di tim nasional tenis Indonesia sebagai uji tanding sebelum menghadapi SEA Games di Singapura, Juni mendatang.

    PP PELTI | GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.