Sriwijaya Vs Semen Padang, Perebutan Jawara Sumatera  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Sriwijaya FC Ferdinand Sinaga (kanan) mempertahankan bola dari pesepak bola Persela Lamongan David Pagbe (kiri) pada semi final Sriwijaya Media Cup di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, 25 Januari 2015. ANTARA FOTO

    Pesepak bola Sriwijaya FC Ferdinand Sinaga (kanan) mempertahankan bola dari pesepak bola Persela Lamongan David Pagbe (kiri) pada semi final Sriwijaya Media Cup di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, 25 Januari 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Palembang - Dua klub asal Sumatera, Sriwijaya FC dan Semen Padang, sore nanti akan bertemu di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang. Mereka akan memperebutkan titel sebagai klub terelite sementara dari wilayah itu. Tiga angka kemenangan merupakan target kedua klub kontestan Liga Qatar National Bank ini.

    "Sriwijaya tidak mau berbagi angka dan kami ingin menang," kata Asisten Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan, Selasa, 7 April 2015. Sore nanti pukul 15.30, Sriwijaya menjalani laga kandang kedua di hadapan puluhan ribu pendukungnya. Sebelumnya mereka kehilangan kesempatan meraih angka penuh saat ditahan imbang tamunya, PBR 1-1.

    Menurut Hartono, dalam laga sore nanti pihaknya sudah memahami apa yang seharusnya dilakukan karena sebelumnya sudah sering bertemu dalam ajang tur pramusim. "Kami juga tahu Semen Padang akan ngotot karena baru saja kalah dari Persib," ujar Hartono.

    Dalam 2x45 menit laga nanti, ia menugaskan Asri Akbar dan kawan-kawan untuk bermain lebih agresif, tapi tetap dapat menjaga gawang dari serangan balik Kabau Sirah, julukan kesebelasan Semen Padang. Selain bakal didukung penuh oleh suporter, Hartono juga semakin yakin menjaga angka karena seluruh pemainnya siap diterjunkan tanpa seorang pun terkena larangan bermain dan cedera. "Fokus dan jangan lengah, itu yang diminta."

    Sama halnya Sriwijaya, Pelatih Semen Padang Nil Maizar juga menjanjikan bermain maksimal di kandang Sriwijaya. Tiga angka, menurut dia, merupakan target yang harus diwujudkan oleh pemainnya yang telah tiba di Palembang semenjak dua hari yang lalu.

    Untuk itu, ia meminta anak asuhnya memaksimalkan serangan pada area yang menjadi kelemahan Sriwijaya. "Anak-anak tahu Sriwijaya tim kuat, tetapi kami harus lakukan perlawanan," kata Nil Maizar.

    PARLIZA HENDRAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.