14 Atlet Panahan Akan Berangkat ke Kejuaraan Dunia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ika Yuliana Rochmawati. REUTERS/Suzanne Plunkett

    Ika Yuliana Rochmawati. REUTERS/Suzanne Plunkett

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 14 atlet panahan Indonesia akan mengikuti Kejuaraan Dunia (World Cup) di Shanghai, Cina, pada 4 hingga 11 Mei 2015. Pelatih nasional panahan, Denny Trisyanto, mengatakan kejuaraan dunia panahan tersebut merupakan salah satu kegiatan persiapan SEA Games di Singapura pada Juni mendatang.

    "Persiapan sudah dilakukan dan para atlet akan berangkat pada 4 Juni. Mudah-mudahan di sana mereka bisa mendapatkan hasil yang terbaik," kata Denny, saat ditemui di sela latihan, di kawasan Stadion Gelora Bung Karno, Selasa, 28 April 2015.

    Menurut Denny, para atlet tak dipatok target harus juara. Mereka hanya diminta bermain maksimal untuk menyiapkan mental menghadapi SEA Games. "Atlet jangan terlalu dibebani. Kejuaraan dunia ini untuk memetakan lawan dan melihat penampilan atlet sudah sejauh mana. Saat SEA Games nanti, strategi bisa lebih terukur," ujar dia.

    Para atlet panahan sebelumnya juga mengikuti kejuaraan Asia di Bangkok pada Maret 2015. Dalam kejuaraan tersebut atlet panahan Indonesia, Riau Ega Agatha Salsabila, mencapai skor 676 dalam babak tembakan dua kali 70 meter.

    Ega meraih empat medali emas dan satu medali perak dari nomor beregu bersama Ika Yuliana Rochmawati. Ika juga memecahkan rekor nasional atas namanya sendiri dengan mencetak skor 650 dan meraih medali perunggu di babak dua kali 70 meter nomor recurve tunggal putri.

    Denny berharap hasil positif di kejuaran Asia tidak membuat para atlet berpuas diri. Menurut dia, para atlet harus terus mengasah diri, termasuk memberikan penampilan terbaik di kejuaraan dunia. Dengan begitu, target tiga medali emas, dua medali perak, dan dua perunggu bukan mustahil untuk dicapai dalam SEA Games. "Kami optimistis itu bisa diraih," ujar dia.

    ANGGA SUKMAWIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.