Pelatih Pacquiao Pelajari Gaya Mayweather

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Floyd Mayweather Jr. (kiri), juara bertahan tinju welterweight WBC/WBA berhadapan dengan juara welterweight WBO, Manny Pacquiao, dalam konferensi pers di Las Vegas, 29 April 2015. Laga keduanya akan digelar di MGM Grand Garden Arena, pada 2 Mei 2015. REUTERS/Las Vegas Sun/Steve Marcus

    Floyd Mayweather Jr. (kiri), juara bertahan tinju welterweight WBC/WBA berhadapan dengan juara welterweight WBO, Manny Pacquiao, dalam konferensi pers di Las Vegas, 29 April 2015. Laga keduanya akan digelar di MGM Grand Garden Arena, pada 2 Mei 2015. REUTERS/Las Vegas Sun/Steve Marcus

    TEMPO.COJakarta - Pelatih Manny Pacquiao, Freddie Roach, meyakini, Floyd Mayweather Jr., bakal kalah dalam laga tinju Sabtu, 2 Mei 2015, yang memperebutkan gelar kelas welter di MGM Grand. Ini karena Mayweather alias Monney dianggap terlalu menyombongkan diri. 

    "Saya membayangkan dia (Mayweather) menyombongkan diri, sungguh," kata Roach seusai jumpa pers dua petinju itu, Kamis, 30 April 2015. Roach menyebut Monney mencoba merendahkan hatinya. "Dia (Mayweather) telah dipaksa bertanding pada pertarungan yang tak diinginkan. Dia tak bisa memilih lawan sebagaimana biasa dia lakukan."

    Mayweather, yang dijuluki “Money”, tak terkalahkan sebagai petinju profesional dan akan memasuki ring tinju pada Minggu pagi WIB. Laga ini akan membuhulkan rekor Monney menjadi 47-0.

    Dikenal sebagai petinju flamboyan dan tajam berbisnis, Mayweather biasanya ikut arus pembicaraan untuk mempromosikan pertarungan-pertarungannya. Namun kali ini dia menerapkan pendekatan yang rendah hati menjelang pertandingan yang diperkirakan paling mahal sepanjang sejarah ini. "Saya senang saya mencolok dan blak-blakan ketika masih muda. Namun saya sekarang mendekati kepala empat," kata petinju berusia 38 tahun ini. "Saya tak perlu mencemooh siapa pun. Saya tahu apa yang bisa saya lakukan. Saya tidak fokus ke segala pesta yang tengah terjadi. Saya hanya fokus melakukan yang terbaik yang saya bisa."

    Roach mengakui telah mempelajari lebih banyak rekaman video pertandingan Mayweather dibandingkan dengan petinju lain, sampai akhirnya dia dan Pacquiao yakin 100 persen siap memberikan kekalahan pertama bagi petinju Amerika itu dalam karier profesionalnya.

    "Kami telah menjalani kamp pelatihan yang hebat," kata Roach, yang sudah tujuh kali dipredikati pelatih tinju terbaik di dunia oleh Asosiasi Wartawan Tinju Amerika.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?