Pacquaio Lawan Mayweather, De La Hoya: Jual-Beli Pukulan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pukulan Manny Pacquiao mendarat telak di wajah Marco Antonio Barrera, dalam pertandingan di Mandalay Bay Events Center, Las Vegas, 6 Oktober 2007. Semua juri memberi kemengan kepada Manny. Ethan Miller/Getty Images

    Pukulan Manny Pacquiao mendarat telak di wajah Marco Antonio Barrera, dalam pertandingan di Mandalay Bay Events Center, Las Vegas, 6 Oktober 2007. Semua juri memberi kemengan kepada Manny. Ethan Miller/Getty Images

    TEMPO.CO, Las Vegas - Pertarungan akbar penyatuan gelar tinju dunia kelas welter antara Floyd Mayweather Jr. dan Manny Pacquiao akan berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat, hari ini waktu setempat atau Minggu, 3 Mei 2015, waktu Indonesia. Pertandingan bernilai US$ 300 juta (Rp 3,8 triliun) hingga US$ 400 juta (Rp 5,1 triliun) ini diprediksi berlangsung seru dan ketat.

    Oscar De La Hoya, yang pernah dikalahkan kedua petinju itu, menilai pertarungan nanti diwarnai jual-beli pukulan sejak awal hingga akhir. “Saya pikir pertarungan ini akan lebih menarik ketimbang lima tahun lalu karena kedua petinju sudah tak selincah dulu lagi,” kata mantan petinju asal Amerika ini. “Mayweather sudah kehilangan satu atau dua langkah kakinya, begitu juga Pacquiao. Kedua petinju akan memiliki peluang untuk saling mendaratkan pukulan.”

    Petinju lain yang juga pernah dikalahkan kedua petinju itu, Miguel Cotto, 34 tahun, menilai faktor pelatih Freddie Roach akan cukup berpengaruh. Petinju asal Puerto Riko ini—kalah angka mutlak dari Mayweather pada 2012 dan kalah TKO dari Pacquiao pada 2009—sebelumnya dilatih Roach, yang kini menangani Pacquiao. “Saya pikir Freddie akan berperan penting dalam laga nanti,” kata dia kepada New York Post. “Saya menjagokan Manny.”

    AP | REUTERS | DAILY MAIL | NURDIN SALEH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.