Mayweather, Kehidupan Keras Masih Berbekas pada Dirinya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petinju asal Amerika Serikat Floyd Mayweather Jr., memukul samsak saat latihan jelang pertandingan melawan  Manny Pacquiao di Las Vegas, 14 April 2015. Mayweather akan melawan Manny Pacquiao di  tinju kelas welter pada 02 Mei 2015. AP/John Locher

    Petinju asal Amerika Serikat Floyd Mayweather Jr., memukul samsak saat latihan jelang pertandingan melawan Manny Pacquiao di Las Vegas, 14 April 2015. Mayweather akan melawan Manny Pacquiao di tinju kelas welter pada 02 Mei 2015. AP/John Locher

    TEMPO.CO, Las Vegas - Pertarungan abad ini. Pertarungan generasi terkini. Itulah label yang disematkan untuk menyebut pertandingan tinju kelas welter antara Floyd Mayweather Jr. dan Manny Pacquiao yang akan berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat, hari ini waktu setempat atau 3 Mei 2015, waktu Indonesia. Kedua petinju tersebut memang dianggap yang terhebat yang ada saat ini. Perjalanan karier keduanya sudah merentang panjang.

    Mayweather Jr., 38 tahun, lahir dari keluarga petinju. Ayahnya, yang kini jadi pelatihnya, Floyd Mayweather Sr., pernah melawan Sugar Ray Leonard. Pamannya (Jeff dan Roger) juga petinju. Ia hidup di lingkungan miskin dan rumah mereka kadang-kadang tak diterangi listrik karena keluarganya tak kuat membayar. Ibunya seorang pecandu heroin dan ayahnya sempat dipenjara karena mengedarkan obat-obatan terlarang. Ayahnya mendidiknya dengan keras, bahkan sering mencambuknya. "Saya memutuskan keluar sekolah dan mencari uang lewat tinju," kata dia.

    Kehidupan yang keras masih berbekas pada diri Mayweather. Ia kerap melakukan kekerasan kepada pasangan hidupnya serta sudah empat kali divonis dan harus menjalani hukuman penjara selama dua bulan pada 2012. Ia juga mengaku bersalah pada kasus yang sama pada 2001, 2002, dan 2003, serta menjalani hukuman percobaan dan kerja sosial. Ia kini memiliki empat anak.

    AP | REUTERS | DAILY MAIL | NURDIN SALEH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?