Isi Formulir Kesehatan Tak Benar, Pacquaio Terancam Sanksi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Floyd Mayweather Jr menghindar dari pukulan jab Manny Pacquiao. Kedua petinju saling bertukar pukulan pada pertengahan ronde, memiliki kemampuan teknis yang seimbang, pertarungan berlangsung alot. Las Vegas, Nevada, 3 Mei 2015. Al Bello/Getty Images

    Floyd Mayweather Jr menghindar dari pukulan jab Manny Pacquiao. Kedua petinju saling bertukar pukulan pada pertengahan ronde, memiliki kemampuan teknis yang seimbang, pertarungan berlangsung alot. Las Vegas, Nevada, 3 Mei 2015. Al Bello/Getty Images

    TEMPO.CO, Las Vegas - Ketua Komisi Atletik Nevada Francisco Aguilar menyatakan Manny Pacquiao mungkin dikenai hukuman oleh Kejaksaan Negara Bagian Nevada karena mengisi surat pernyataan kesehatan dengan tidak benar.

    Dalam daftar pertanyaan yang diajukan kepada Pacquiao tentang kesehatannya sebelum bertarung melawan Floyd Mayweather, ada pertanyaan apakah dia mengalami cedera bahu. Pertanyaan itu dijawab dengan jelas, "Tidak," sebelum ditandatangani oleh Pacquiao dan penasihatnya.

    Namun sejam seusai pertandingan, promotor Pacquiao, Bob Arum, menyatakan cedera "lama" di bahu kanan petinju asal Filipina berumur 36 tahun itu kambuh sebelum dan selama pertandingan. Dalam pertarungan melawan juara dunia kelas welter WBC dan WBA dari AS, Floyd Mayweather, di Las Vegas, Nevada, pada Minggu, 3 Mei 2015, Pacquiao kalah angka mutlak.

    "Hal inilah yang kami lihat sebagai persoalan, dan soal ini akan kami diskusikan dengan jaksa penuntut umum," kata Aguilar. "Menjadi petinju itu sulit, dan kami sering bertugas melindungi mereka dari diri mereka sendiri."

    Para penasihat Pacquiao dalam formulir kesehatan menjelaskan daftar obat-obatan yang digunakan petinju itu dalam latihan persiapan. Juga obat-obatan yang digunakan pada malam pertandingan.

    "Beberapa menit sebelum Pacquiao melangkah ke ring, dokter Pacquiao memulai proses (memberinya obat). Petugas Komisi Atletik Nevada menghentikannya karena menyadari  bahu Pacquiao mengalami cedera," kata Aguilar.

    Badan Anti-Doping AS (USADA) telah diberitahu tentang cedera itu, tapi kewenangannya terbatas, yakni hanya mengetes petinju ihwal kemungkinan penyalahgunaan zat-zat terlarang selama latihan dan pertarungan.

    Fakta bahwa Pacquiao tidak mengungkapkan soal cedera bahunya sampai malam pertarungan dilaksanakan membuka peluang penuntutan oleh penggemar tinju. Mereka merasa ditipu setelah membayar tiket dengan rekor harga tertinggi itu di MGM Grand Garden Arena atau menonton siaran televisi berbayar.

    Harga tiket di tempat duduk sisi ring yang dijual lagi (resale ticket) mencapai Rp 4,5 miliar per lembar. Adapun kapasitas tempat duduk di MGM Garden itu mencapai 16.800. Pendapatan dari tiket diperkirakan mencapai US$ 300 juta atau sekitar Rp 3,9 triliun. Pendapatan itu belum termasuk profit dari tayangan langsung televisi berbayar yang tarifnya US$ 100 atau sekitar Rp 1,3 juta lebih untuk satu sambungan.

    REUTERS | AGUS BAHARUDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?