100 Pembalap Memulai Etape Pertama Tour de Banyuwangi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah buruh tani melihat rombongan pesepeda yang melintas di jalan pedesaan saat Tour Internasional De Banyuwangi Ijen di Banyuwangi, 18 Oktober 2014. TEMPO/Fully Syafi

    Sejumlah buruh tani melihat rombongan pesepeda yang melintas di jalan pedesaan saat Tour Internasional De Banyuwangi Ijen di Banyuwangi, 18 Oktober 2014. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Banyuwangi - Sebanyak 100 pembalap peserta balap sepeda berskala internasional, Tour de Banyuwangi Ijen 2015, Rabu, 6 Mei 2015, memulai etape pertama, Rabu, 6 Mei 2015. Para pembalap dari 20 tim itu akan menempuh jarak sejauh 167 kilometer.

    Start etape pertama dilakukan di Lapangan Kecamatan Glenmore pukul 09.15 WIB, dengan finis di Lapangan Blambangan. “Di etape pertama tersebut akan ada dua tanjakan kategori tiga yang berdampingan di kilometer 100,” kata Ketua Panitia Tour de Banyuwangi Ijen 2015, Guntur Priambodo, Rabu.

    Dari 20 tim yang beradu cepat itu, 14 tim di antaranya berasal dari luar negeri. Sedangkan enam tim dari dalam negeri. Tim luar negeri adalah Tabriz Shadari Team (Iran), Matrix Powertag (Jepang), Singha Infinite Cycling Team (Thailand), NSC Sycling Team (Malaysia), dan Team 7 Eleven Road Bike Philippines (Filipina). Sedangkan dari Indonesia, salah satunya Pegasus Continental Cycling.

    Tour de Banyuwangi Ijen 2015 akan memperebutkan hadiah Rp 700 juta dengan beberapa kategori, yakni klasemen umum individual (yellow jersey), green jersey (best sprint classification), white jersey (best Indonesian rider), dan red jersey untuk juara umum tanjakan (best KOM).

    Para peserta Tour de Banyuwangi Ijen 2015 akan melintasi empat etape, dengan total jarak 550 kilometer.

    Tour de Banyuwangi Ijen 2015 yang berlangsung 6-9 Mei 2015 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebab tiga dari empat etape yang dilombakan akan berakhir di satu titik yang sama, yakni Lapangan Blambangan. Sedangkan pada penyelengaraan sebelumnya, titik awal dan akhir seluruh etape di lokasi berbeda.

    Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan konsep tersebut meniru Tour de France di Prancis dan lomba balap sepeda di Australia. “Di kedua negara itu, finis selalu berada di satu lokasi, meski titik startnya berbeda,” kata Abdullah saat konferensi pers, Senin sore, 4 Mei 2015.

    Sebanyak 20 tim yang menjadi peserta Tour de Banyuwangi Ijen 2015 berasal dari 25 negara. Selain Indonesia, beberapa negara yang ikut ambil bagian antara lain Prancis, Kanada, Amerika Serikat, Jepang, Thailand, Iran, Spanyol, Malaysia, Filipina, Australia, Korea, China, Italia, dan Uzbekistan.

    IKA NINGTYAS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.