Proyek Fasilitas PON Papua Senilai Rp 10 Triliun Diresmikan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (tengah) saat meninjau pembangunan Pasar dan Terminal Pharaa, Sentani, Papua, 9 Mei 2015. Pasar dan terminal yang akan terintegerasi itu rencananya bakal menjadi percontohan nasional. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Presiden Joko Widodo (tengah) saat meninjau pembangunan Pasar dan Terminal Pharaa, Sentani, Papua, 9 Mei 2015. Pasar dan terminal yang akan terintegerasi itu rencananya bakal menjadi percontohan nasional. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo meresmikan dimulainya pembangunan fasilitas PON 2020 di Papua senilai Rp 10 triliun.

    "Proyek ini memberi arti penting, bukan hanya bagi tanah Papua, namun bagi keolahragaan di Indonesia," kata Presiden saat pidato peletakan batu pertama pembangunan fasilitas PON di Kabupaten Jayapura, Sabtu.

    Menurut Presiden, pembangunan fasilitas PON merupakan bagian dari membangun konektivitas melalui olahraga.

    "Tanah Papua perlu dibangun, bukan hanya fisiknya tapi juga jiwanya. Membangun tanah Papua juga membangun jiwa dan raga," katanya.

    Presiden juga menegaskan bahwa penetapan lokasi PON di Papua merupakan awal kebangkitan olahraga di Indonesia sebelah timur. 

    Terkait dengan anggaran yang mencapai Rp 10 triliun, Presiden akan segera menetapkan berapa bagian pemerintah pusat dan bagian Pemerintah Provinsi Papua. 

    Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengatakan pembangunan fasilitas PON 2020 ini momen kebangkitan olahraga di Papua.

    Wagub mengungkapkan bahwa fasilitas PON akan menempati lahan seluas 62 hektare, terdiri atas lapangan berstandar internasional dengan kapasitas 40 penonton dan area parkir 20 ribu kendaraan. 

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Manfaat Telur Ayam Kampung

    Sejumlah manfaat terlur ayam kampung dapat diperoleh oleh mereka yang mengkonsumsinya. Salah satunya, secara tak langsung menurunkan berat badan.