Indonesia Kirim Perwakilan di Kejuaran Atletik Muda Se-Asia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang atlet berkebutuhan khusus mengikuti kompetisi renang dalam acara Special Olympics Games 2014 di Antwerp, Belgia, 16 September 2014. Para atlet berkebutuhan khusus akan berkompetisi dalam cabang renang, senam, atletik dan tenis meja. REUTERS/Yves Herman

    Seorang atlet berkebutuhan khusus mengikuti kompetisi renang dalam acara Special Olympics Games 2014 di Antwerp, Belgia, 16 September 2014. Para atlet berkebutuhan khusus akan berkompetisi dalam cabang renang, senam, atletik dan tenis meja. REUTERS/Yves Herman

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Nasional Atletik Muda Indonesia, terdiri 14 orang atlet dan sembilan pelatih dan pendamping tengah berjuang pada ajang The First Asian Youth Athletics Championships, kejuaraan atletik pemuda se-Asia, yang untuk pertama kalinya diadakan di Doha, Qatar, pada 8-11 Mei mendatang.

    Menteri Pemuda dan Olahraga Qatar Salah bin Ghanem bin Nasser al-Ali secara resmi membuka kejuaraan yang diikuti sekitar 400 atlet dari 40 orang negara. Asian Athletic Association (AAA) menggelar kejuaraan itu bersama IAAF dan National Athletics Federation of Qatar, bertempat di Qatar Sports Club, Doha. 

    Hal itu diutarakan diplomat Indonesia di Kedutaan Besar Indonesia di Doha, Kuntum Khaira Ummah, Minggu.

    Duta Besar Indonesia untuk Qatar Deddy Saiful Hadi beserta istrinya, turut hadir pada acara pembukaan untuk memberikan dukungan kepada timnas Indonesia. 

    "The First Asian Youth Championship ini merupakan salah satu bukti perhatian pemerintah Qatar terhadap besarnya dunia olahraga," kata dia.

    "Ajang pertandingan internasional serupa ini akan terus dilaksanakan Qatar guna menarik perhatian masyarakat internasional terhadap eksistensi dan perkembangan pembangunan di Qatar, terutama dalam mempersiapkan Piala Dunia 2022," kata Hadi. 

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.