Dua Petenis Indonesia Melaju Ke Final Beregu Putri ISSF

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis putri Indonesia Lavinia Tananta mengembalikan bola kepada lawannya petenis putri asal Syiria Eissa Maria pada semifinal nomer beregu putri ISSF International Championship di Kompleks lapangan Tenis Bukit Asam Jakabaring Sport City, Palembang, 11 Mei 2015. ANTARA FOTO

    Petenis putri Indonesia Lavinia Tananta mengembalikan bola kepada lawannya petenis putri asal Syiria Eissa Maria pada semifinal nomer beregu putri ISSF International Championship di Kompleks lapangan Tenis Bukit Asam Jakabaring Sport City, Palembang, 11 Mei 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua petenis nomor tunggal Ayu Fanny dan Lavinia Tananta berhasil membawa tim nasional Indonesia melaju ke babak final beregu putri turnamen internasional ISSF 2015 setelah mengalahkan wakil Suriah di Stadion Tenis Jakabaring, Palembang, Senin, 11 Mei lalu.

    Tim putri Indonesia memetik kemenangan pertama melalui Ayu Fani Damayanti yang mengalahkan Aya Khalaf 1-6, 1-6. Disusul Lavinia Tananta yang mengkandaskan Eissa Maria 0-6, 0-6 

    Berdasarkan hasil ini, tim putri akan bertemu dengan Malaysia yang sebelumnya mengalahkan Oman 2-1, atau menyusul keberhasilan tim putra yang dijadwalkan menghadapi Malaysia pada final, Selasa, 12 Mei 2015.

    Pelatih Timnas Indonesia Roy Therik mengatakan keberhasilan tim putri melaju ke final sudah sesuai dengan prediksi.

    "Dari awal tim putri diharapkan bertemu Malaysia di final, ini penting buat mereka karena pada SEA Games Singapura, Juni mendatang, akan bertemu. Jadi pertandingan di final nanti dijadikan kesempatan untuk menjajal kekuatan lawan," kata dia.

    Menurut dia, meski tim hanya diperkuat dua pemain SEA Games, mengingat dua atlet lainnya, Jessy Rompies dan Deria Nur Haliza sedang mengikuti tur di luar negeri, keberadaan atlet pengganti Ryvanti Dwi Kahviani dan Mediana Hera Vita menjadi kekuatan tersendiri.

    "Turnamen ini penting untuk tim putri karena menjadi uji coba terakhir menjelang SEA Games. Meski tidak ditargetkan medali seperti tim putra, tapi sektor putri diharapkan menjadi kuda hitam pada SEA Games mendatang," ujar dia.

    Tim putri Indonesia pada SEA Games terakhir berhasil menyumbangkan emas nomor perorangan atas nama Ayu Fanny. Sedangkan, pada SEA Games tahun 2015 di Singapura tidak dibebani target mengingat ketatnya persaingan di sektor putri.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.