Hoki dan Pentaque Bakal Turut Beradu di Sea Games

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pentaque. scandinavian-lifestyle.com

    Pentaque. scandinavian-lifestyle.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Atlet dari cabang olahraga hoki dan petanque resmi dikirim ke SEA Games (Seag) 2015 di Singapura, 5-16 Juni meski sebelumnya tidak masuk dalam proyeksi dari Program Indonesia Emas (Prima).

    Ketua KOI Rita Subowo di Jakarta, Senin, mengatakan dikirimnya dua cabang olahraga ini karena ada beberapa faktor diantaranya adalah masalah prestasi hingga solidaritas sesama negara di Asia Tenggara.

    "Singapura meminta kita mengirimkan tim hoki karena kita berada diperingkat empat besar. Tim hoki juga mendapatkan bantuan dari Singapura maupun federasinya dunianya," kata Rita di sela penandatangan kerja sama dengan PT GT Indonesia (Eagle).

    Tim hoki Indonesia akan mendapatkan tiket penerbangan dari federasi hoki dunia. Sedangkan tuan rumah Singapura menanggung semua akomodasi selama mengikuti kejuaraan olahraga terbesar di Asia Tenggara itu.

    Begitu juga dengan petanque. Meski hanya mengirimkan dua atlet semuanya ditanggung oleh federasi pentanque Asia. Dengan demikian, atlet dari dua cabang olahraga itu tidak ditanggung oleh pemerintah.

    "Untuk pentanque dikirim karena solidaritas. Kami berharap kedua cabang olahraga ini mampu maksimal di SEA Games nanti. Apalagi kita akan menghadapi Asian Games 2018," katanya menambahkan.

    Dengan dikirimnya hoki dan petanque, maka Indonesia akan turun pada 32 cabang dari 36 cabang olahraga yang dipertandingkan. Ada sebanyak 504 atlet yang akan mengharumkan nama bangsa.

    Sesuai dengan rencana, atlet dan official sebelumnya diberangkatkan ke Singapura akan dikukuhkan Rabu (20/5). Setelah itu atlet akan diberangkatkan secara bertahap sesuai dengan jadwal pertandingan.

    Ada tiga cabang olahraga yang mulai dipertandingkan meski pembukaan SEA Games XXVIII belum dilakukan yaitu renang indah, tenis meja dan anggar. 

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?