Skydive Redbull di Atas Gunung Bromo Cetak Rekor

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wisatawan menikmati suasana pagi di lautan pasir saat memperingati Yadnya Kasada di Gunung Bromo, Probolinggo, 12 Agustus 2014. TEMPO/Fully Syafi

    Sejumlah wisatawan menikmati suasana pagi di lautan pasir saat memperingati Yadnya Kasada di Gunung Bromo, Probolinggo, 12 Agustus 2014. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta -Tim terjun bebas Red Bull Skydive berhasil mencetak sejarah dengan menjadi tim pertama yang terbang di atas Gunung Bromo, Jawa Timur.

    Dalam siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Selasa, disebutkan aksi terjun bebas itu bertujuan untuk merayakan peluncuran Red Bull di Tanah Air. 

    Tim terjun bebas legendaris Red Bull Skydive melakukan perjalanan ke Pulau Jawa untuk menjelajahi Gunung Bromo, gunung berapi aktif dan merupakan puncak gunung yang paling terkenal di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

    Tim terjun bebas Red Bull Skydive terdiri dari empat warga negara Austria yaitu Georg Lettner, Dominic Roithmair, Marco Furst, and Marco Waltenspiel.

    Atraksi spektakuler itu adalah "skydive" pertama diatas gunung berapi yang masih aktif di Tanah Air. Tim dibawa helikopter terbang ke ketinggian 4.000 meter dan mempertunjukkan dua lompatan spektakuler, yang pertama adalah formasi "wingsuit" dengan kecepatan melebihi 200 km/jam dan lompatan kedua adalah lompatan jatuh bebas dengan parasut yang mana tim berhasil mengibarkan bendera nasional Indonesia merah putih, ketika terbang diatas puncak gunung yang masih mengeluarkan asap.

    Gunung Bromo terletak di Jawa Timur, dengan ketinggian 2.393 meter. Suhu udara disekitar gunung dapat berubah dari 10 derajat hingga 25 derajat dengan cuaca yang berubah-ubah.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?