Bermasalah, Menpora Minta Jangan Agungkan FIFA

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menpora Imam Nahrawi menunjukkan Buku Cetak Biru dan Peta Jalan tentang Persepakbolaan di Indonesia usai mengumumkan nama-nama yang tergabung dalam tim transisi PSSI di Jakarta, 8 Mei 2015. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Menpora Imam Nahrawi menunjukkan Buku Cetak Biru dan Peta Jalan tentang Persepakbolaan di Indonesia usai mengumumkan nama-nama yang tergabung dalam tim transisi PSSI di Jakarta, 8 Mei 2015. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan penangkapan pejabat FIFA di Swiss menunjukkan bahwa di lembaga tersebut ada masalah serius sehingga menjadi pantauan khusus oleh pihak terkait.

    "Publik sudah dikejutkan dengan penangkapan petinggi FIFA. Kalau selama ini mengagung-agungkan mereka sesungguhnya saat ini ada masalah yang sangat besar," kata Imam Nahrawi di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Rabu.

    Menjelang pelaksanaan Kongres FIFA di Swiss, masyarakat pencinta sepak bola di dunia dikejutkan oleh berita penangkapan petinggi federasi sepak bola dunia itu yang diduga tersangkut masalah korupsi serta penyuapan.

    Nama-nama pejabat FIFA yang ditangkap oleh FBI itu di antaranya adalah Presiden Asosiasi Sepak Bola Amerika Tengah dan Karibia Jeffrey Webb. Ketua Eksekutif Asosiasi Sepak Bola Uruguay Eugenio Figueredo, Presiden federasi sepak bola Kosta Rika Eduardo Li.

    "Makanya bangsa kita jangan ditakut-takuti. Apalagi rujukannya yaitu FIFA juga dalam masalah besar yang akan mengguncang dunia," katanya menambahkan.

    Menurut dia, dengan adanya kasus tersebut bisa dipastikan pencinta sepak bola dunia juga akan memantau perkembangannya. Meski ada kejadian luar biasa di FIFA pihaknya akan tetap fokus dalam membenahi persepakbolaan nasional.

    Terkait dengan deadline yang diberikan FIFA yaitu 29 Mei, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa itu tetap dalam keputusannya. Orang nomor satu di Kemenpora itu tetap menjalankan skenario yang selama ini telah berjalan.

    Perseteruan antara PSSI dengan Kemenpora hingga saat ini masih berlangsung. Padahal jika tidak secepatnya diselesaikan ancaman sanksi dari FIFA sudah didepan mata. Kemenpora masih dalam keputusannya sedangkan PSSI terus menggalang dukungan termasuk ke DPD.

    Dalam rapat dengar pendapat dengan DPD terdapat empat poin yang dihasilkan yaitu meminta Kemenpora melaksanakan putusan sela dari PTUN terkait dengan surat pembekuan PSSI. Kedua meminta Kemenpora mencabut SK pembekuan PSSI.

    Ketiga meninjau kembai keberadaan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) karena tidak sesuai dengan UU Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) dan keempat DPD akan menyurati Presiden Joko Widodo terkait SK pembekuan PSSI (pencabutan). 

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.