Limit Kurang, Lima Atlet Pelatnas Tak Dikirim ke SEAG

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Nasional Jerman, Michael Deyhle dalam sesi Coaching Clinic bersama Atlet serta Pelatih Atletik Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Selatan, 5 Januari 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pelatih Nasional Jerman, Michael Deyhle dalam sesi Coaching Clinic bersama Atlet serta Pelatih Atletik Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Selatan, 5 Januari 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta -Lima atlet pelatnas Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) tidak mengikuti perlombaan pada pesta olahraga Asia Tenggara SEA Games di Singapura pada 6-12 Juni mendatang.

    "Limit mereka tidak cukup, artinya mereka tidak masuk dalam tim. Bukan ada perubahan, tapi memang karena limitnya. Mereka untuk mencapai medali di sana sulit," kata Manajer Tim Atletik Indonesia dalam SEA Games 2015 Paulus Lay di Jakarta, Rabu.

    Lima atlet atletik yang tidak mengikuti SEA Games ke-28 itu adalah Yusak Refasi, Muhammad Quraisy, M. Hafis, Jelita Nara Idea, dan Irene Alisjahbana.

    "Kami akan berangkat pada Selasa (2/6), seluruh atlet dan para pelatih," kata Paulus tentang 23 atlet PASI yang akan berlomba di Singapura.

    Atlet-atlet PASI, kata Paulus, akan menghadapi persaingan ketat dari atlet-atlet Thailand dan Vietnam, yang telah mempunyai banyak pengalaman berlomba di kejuaraan internasional.

    "Atlet paling muda kami adalah Emilia Nova yang akan turun pada nomor lari gawang 100 meter dan sapta lomba. Tapi mungkin dia akan lebih fokus pada lari gawang 100 meter," katanya.

    Selain Emilia, atlet-atlet PASI yang akan berlomba untuk kontingen Merah Putih dalam SEA Games Singapura antara lain Hendro, Iswandi, Fadlin, Ridwan, Atjcong Tio Purwanto, Agus Prayogo, Triyaningsih, Rini Budiarti, Dedeh Erawati, dan Maria Natalia Londa. 

    Sebelumnya, Paulus mengatakan atlet-atlet pelatnas PASI tidak akan mengikuti lomba lari Jakarta International 10K 2015 yang akan digelar di Jakarta, pada Minggu (31/5).

    "Mereka yang ikut dalam lomba Jakarta International 10K bukan atlet pelatnas. Atlet-atlet pelatnas harus fokus untuk SEA Games 2015 di Singapura. Kami akan berangkat pada 2 Juni ke Singapura dan perlombaan atletik akan dimulai pada 6 Juni," katanya.

    Sebelumnya, Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) memproyeksikan kontingen Indonesia mampu menyabet 46 medali emas yang berasal dari cabang tinju satu emas, anggar satu emas, judo satu emas, pencak silat empat emas, taekwondo satu emas, wushu empat emas.

    Berikutnya atletik enam emas, kano tiga emas, rowing enam emas, renang lima emas, perahu naga (TBR) satu emas, ski air tiga emas, panahan satu emas, biliar dua emas, boling satu emas, berkuda dua emas, senam satu emas, bulu tangkis dua emas, dan tenis satu emas.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.