Herbalife Sokong Atlet Berkebutuhan Khusus Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah atlet berkebutuhan khusus dari sejumlah provinsi mengikuti pembukaan O2SN di Mall Grand City, Surabaya, Senin (04/07). O2SN yang berlangsung 4-8 Juli diikuti 3927 peserta dari 33 provinsi dan 165 siswa Pendidikan Khusus Layanan Khusus. TEMPO/Fully Syafi

    Sejumlah atlet berkebutuhan khusus dari sejumlah provinsi mengikuti pembukaan O2SN di Mall Grand City, Surabaya, Senin (04/07). O2SN yang berlangsung 4-8 Juli diikuti 3927 peserta dari 33 provinsi dan 165 siswa Pendidikan Khusus Layanan Khusus. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta - Herbalife Indonesia, perusahaan penyedia nutrisi global berbasis di Amerika Serikat, menjadi sponsor resmi nutrisi tim nasional pada Special Olympic World Games 2015 (olimpiade bagi atlet berkebutuhan khusus).

    Dukungan melalui sponsor resmi ini dituangkan dalam bentuk penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) antara Herbalife Indonesia dan Special Olympics Indonesia (SOIna) di Jakarta, Rabu.

    Kegiatan Special Olympic World Games 2015 akan berlangsung 25 Juli sampai dengan 2 Agustus 2015 bertempat di Los Angeles, Amerika Serikat.

    Country General Manager Herbalife Indonesia Andam Dewi mengatakan bahwa penyediaan asupan nutrisi adalah bentuk dukungan Herbalife Indonesia pada olahraga dan anak-anak berkebutuhan khusus di Indonesia. 

    "Kami senang dapat mendukung kegiatan olahraga di Indonesia dan juga tentunya dalam memberikan dukungan untuk anak-anak yang berkebutuhan khusus dalam mencapai prestasi di bidang olahraga," ujar Andam.

    SOIna adalah satu-satunya organisasi di Indonesia yang mendapat akreditasi dari Special Olympics International (SOI) untuk menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi olahraga bagi warga Tunagrahita di Indonesia. 

    Indonesia sendiri telah bergabung menjadi anggota Special Olympics ke-79 pada tanggal 9 Agustus 1989. Hingga tahun 2011, SOIna telah menjaring 55.000 atlet yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia.

    Special Olympic World Games akan memperlombakan 25 cabang olahraga, di antaranya aquatics, atletik, bulutangkis, basket, bocce, bowling, bersepeda, berkuda, sepak bola, golf, senam, half marathon, handball, judo, kayak, open water swimming, powerlifting, roller skating , sailing, softball, tenis meja, tenis, triathlon, voli, dan voli pantai.

    Perlombaan tersebut akan menampilkan potensi yang tak terbatas dari orang-orang dengan berkebutuhan khusus.

    Terdapat sekitar 42 atlet kontingen Indonesia yang akan berangkat pada Special Olympic World Games. 

    Ketua Umum SOIna dr. Pudji Hastuti mengatakan bahwa program utama SOIna adalah pelatihan dan kompetisi olahraga sepanjang tahun. Terdapat tujuh cabang olahraga yang telah dibina, yaitu atletik, bulutangkis, tenis meja, sepakbola, bola basket, serta renang dan bocce.

    Indonesia sendiri telah meraih 15 medali emas, 13 medali perak, dan 9 medali perunggu pada kompetisi Special Olympics World Summer Games di Athena, Yunani, pada tahun 2011. 

    "Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik dukungan Herbalife Indonesia pada Special Olympics Indonesia, dan berharap akan banyak prestasi yang diraih oleh atlet Special Olympics pada kompetisi tahun ini," ujar dia.

    Pudji mengatakan bahwa pihaknya juga sangat senang dapat bermitra dengan organisasi yang turut peduli dan memberikan dampak positif dari gaya hidup aktif yang sehat.

    Lebih lanjut Andam mengatakan, "Dukungan yang diberikan Herbalife sesuai dengan komitmen perusahaan kami untuk terus menyebarkan gaya hidup sehat melalui olahraga yang disertai asupan nutrisi yang tepat."

    "Kami mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan dan doa agar para atlet Indonesia yang berlaga di Special Olympic Games dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya serta dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah internasional," ucap Andam.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.