Tiga Pebasket Australia di Final NBA

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • abc.net.au

    abc.net.au

    TEMPO.CO, Jakarta - Trio pebasket kelahiran Australia akan memainkan peran kunci pada Final NBA dan paling tidak salah seorang dari mereka akan membawa cincin juara NBA pada debut final mereka itu.

    Si besar Andrew Bogut telah mengantarkan Golden State Warriors mencatat rekor terbaik NBA musim ini dengan 67-15, sedangkan Cleveland Cavaliers memikliki duo Australia shooting guard Kyrie Irving dan pelapisnya Matthew Dellavedova.

    Bogut yang menjadi pilihan utama Draft NBA 2005 mengatakan  Australia memiliki kebugaran mental yang bagus dalam menangani berbagai macam tugas yang dibutuhkan di NBA, dari jagoan tembakan tiga angka seperti Andrew Gaze dan Shane Heal sampi para center seperti Luc Longley yang pernah Chicago Bulls tiga kali juara.

    "Saya kira kami dewasa pada usia dini dan bermain untuk tim serta tidak mencoba individualistis," kata Bogut. "Untuk bagian besarnya saya kira kami cocok dengan tim-tim yang sangat bagus."

    Superstar Cavaliers LeBron James juga mengacungkan jempol kepada Dellavedova dan Australia.

    "Saya suka Delly. Saya suka para pemain Australia. Kalian keren," kata James.

    Irving lahir di Melbourne ketika ayahnya, Drederick Irving, bermain sepak bola di sana. Keluarga ini pindah ke Amerika ketika Kyrie masih berumur dua tahun.

    "Para pemain Australia sedikit lebih berakar di Australia dibandingkan dengan saya, namun kami semua kelahiran Australia, dan hebat saja menyaksikan kami ada di final," kata Irving.

    Tahun lalu, duo Austalis Patty Mills dan Aron Baynes mengantarkan San Antonio Spurs menaklukkan James dan Miami Heat pada Final NBA. Tahun ini, Dellavedova berusaha mengikuti jejak Mills, demikian AFP.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.