Menpora Janji Bonus Atlet SEA Games Tak Telat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebalap Astra Honda Motor (AHM) Andi Gilang (kanan) berbincang dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi di Kemenpora, Jakarta, 6 April 2015. Imam Nahrawi memberikan apresiasi kepada Andi Gilang yang berhasil menang di Asia Talent Cup di Qatar. ANTARA FOTO

    Pebalap Astra Honda Motor (AHM) Andi Gilang (kanan) berbincang dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi di Kemenpora, Jakarta, 6 April 2015. Imam Nahrawi memberikan apresiasi kepada Andi Gilang yang berhasil menang di Asia Talent Cup di Qatar. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menjanjikan tidak ada keterlambatan pencairan bonus bagi peraih medali SEA Games 2015. "Saya akan pastikan bonus bagi atlet peraih medali SEA Games 2015 tidak telat," kata Menpora di Singapura, Jumat, 5 Juni 2015.

    Menurut Imam, apresiasi yang diberikan kepada atlet merupakan kewajiban dari pemerintah bagi siap apun yang telah berbuat banyak untuk mengharumkan nama bangsa dan negara.

    Bahkan ia berharap bisa meningkatkan nilai bonus yang akan diberikan kepada para atlet terbaik Indonesia itu. Meski demikian ia menyebutkan besarannya masih pada angka yang sudah diberikan sebelumnya. "Harapannya bisa lebih besar, namun sementara ini kita berpatokan pada angka yang telah ada," kata Menpora.

    Pada kesempatan itu, Menpora juga berharap para atlet menjaga semangat bertanding untuk bisa meraih target peringkat kedua pada ajang olahraga Asia Tenggara itu. "Jaga terus semangat dan jaga kondisi untuk tetap fit pada saat pertandingan. Hindari hal-hal bisa menjadi kendala bagi pencapaian target," kata Imam.

    Terkait dengan peluang kontingen Indonesia pada ajang itu, menurut Menpora, sangat terbuka untuk mencetak prestasi.

    Pada kesempatan itu ia juga menegaskan ajang SEA Games 2015 itu agar menjadi evaluasi dan konsolidasi bagi pembinaan olahraga di Tanah Air. "Hasil yang diraih pada ajang SEA Games 2015 ini hendaknya disikapi semua pihak, untuk kemudian menentukan kebijakan pembinaan dan pelatihan jangka panjang," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.