Pertahankan Gelar WBO, Daud Tantang Petinju Afrika

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petinju Indonesia Daud Jordan sebelum melakukan pertandingan melawan petinju asal Filipina Lorenzo Villanueva di Marina Bay; Singapura; Sabtu (5/5). Daud Jordan meraih kemenangan KO di babak ke dua dari Lorenzo Villanueva. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Petinju Indonesia Daud Jordan sebelum melakukan pertandingan melawan petinju asal Filipina Lorenzo Villanueva di Marina Bay; Singapura; Sabtu (5/5). Daud Jordan meraih kemenangan KO di babak ke dua dari Lorenzo Villanueva. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta -Petinju Indonesia Daud Yordan akan berupaya mempertahankan gelar kelas Ringan WBO Asia Pasifik melawan petinju asal Ghana, Maxwell Awuku di DBL Arena Jalan Ahmad Yani Surabaya, Sabtu, 6 Juni 2015.

    "Informasinya, Maxwell Awuku merupakan lawan sepadan. Apalagi direkomendasikan Presiden WBO Dunia, Mr Leon Pebio Panoncilo Jr untuk bertemu Daud," kata Manajer Daud Yordan, Wahju Prasetyo, kepada wartawan di Surabaya, Kamis.

    Pertandingan melawan Maxwell Awuku merupakan upaya kali pertama mempertahankan gelar setelah merebut gelar WBO Asia Pasifik usai mengalahkan petinju Filipina Roland Pontilas di Pontianak, Desember 2014.

    Jika Daud berhasil memenangkan pertandingan keduanya mendatang maka dipastikan petinju asal Kalimantan Barat tersebut dipastikan menempati peringkat 5 dunia, sekaligus memiliki kans menantang juara dunia WBO kelas Ringan.

    Maxwell Awuku merupakan petinju yang menempati ranking 2WBO Asia Pasifik dan gayanya bermain hampir sama dengan Daud, yakni menyerang dan dibarengi pertahanan kokoh.

    "Daud tidak boleh menganggap remeh Maxwell yang saat ini berambisi merebut gelar WBO Afrika," katanya.

    Sementara itu, Daud Yordan mengaku optimistis bisa mengalahkan lawannya dan berusaha menang KO.

    "Tapi soal berapa ronde, tergantung situasi. Yang jelas saya tidak mau gegabah karena akan jadi boomerang," tukasnya.

    Ia mengaku belum pernah bertemu satu ring dengan Maxwell Awuku dan selama ini hanya diketahui berdasarkan video rekaman pertandingan internasionalnya.

    Secara statistik, dalam kariernya, Maxwell memiliki pengalaman bertanding lebih banyak dibanding Daud.

    Rekor bertanding Maxwell adalah 43 main dengan 40 kali menang (26 menang KO), dua kali kalah dan sekali seri.

    Sedangkan, Daud bermain 37 kali dengan rincian 33 kali menang (25 menang KO), 3 kali kalah dan sekali seri.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?