Kalahkan Murray, Djokovic ke Final Prancis Terbuka 2015

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Novak Djokovic mengekspresikan kemenangannya usai mengalahkan Rafael Nadal pada pertandingan Perempat final Prancis Terbuka 2015 di Roland Garros, Paris, 3 Juni 2015. Djokovic kalahkan Nadal tiga set 7-5 6-3 6-1.  AP/David Vincent

    Novak Djokovic mengekspresikan kemenangannya usai mengalahkan Rafael Nadal pada pertandingan Perempat final Prancis Terbuka 2015 di Roland Garros, Paris, 3 Juni 2015. Djokovic kalahkan Nadal tiga set 7-5 6-3 6-1. AP/David Vincent

    TEMPO.CO, Paris - Novak Djokovic (Serbia) lolos ke babak final turnamen tenis Grand Slam Prancis Terbuka dengan menaklukkan unggulan ketiga dari Inggris, Andy Murray,  6-3, 6-3, 5-7, 5-7, 6-1, Sabtu, 6 Juni 2015. Di babak final, Minggu, 7 Juni 2015, Djokovic yang unggulan pertama menghadapi unggulan kedelapan sari Swiss, Stanislas Wawrinka.

    Pertandingan Djokovic melawan Murray itu  merupakan lanjutan pertandingan yang terhenti Jumat sebelumnya. Pertandingan dihentikan karena angin yang lumayan kencang. Saat dihentika  kedudukan 6-3, 6-3, 5-7, 3-3 untuk keunggulan Djokovic. Pada pertandingan lanjutan, Sabtu, Djokovic tampi dominan. Kemenangan atas Murray ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Djokovic dalam 28 pertandingan terakhirnya ini.

    Kalau Djokovic dapat mengalahkan Wawrinka maka Djokovic akan menjadi pemain kedelapan yang memenangi empat turnamen grand slam. Sejauh ini Djokovic belum pernah memenangi Prancis Terbuka. Petenis Serbia urutan teratas daftar petenis putra dunia ini menjuarai Grand Slam Australia Terbuka pada 2008, 2011, 2012, 2013, 2015. Ia juga telah memebangi Grand Slam Wimbledon pada 2011 dan 2014. Adapun di AS Terbuka ia memenangi trofi juara pada 2011.

    Djokovic telah 20 kali menghadapi Wawrinka dengan skor 17-3 untuk keunggulan Djokovic.

    REUTERS | AGUS BAHARUDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.