Indonesia Tanpa Gelar di Indonesia Open 2015

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii bersalaman dengan Yu Yang/Zhong Qianxin usai bertanding dalam semifinal Turnamen Bulutangkis BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015 di Istora Senayan, Jakarta, 6 Juni 2015.  TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii bersalaman dengan Yu Yang/Zhong Qianxin usai bertanding dalam semifinal Turnamen Bulutangkis BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015 di Istora Senayan, Jakarta, 6 Juni 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan Ganda Putri Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii satu-satunya wakil Indonesia yang menembus final di BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015. Namun, pasangan ini juga tak mampu menyelematkan muka Indonesia sebagai tuan rumah. 

    Pasangan Nitya/Greysia harus mengakui keunggulan pasangan negeri Tiongkok Tang Jinhua/Tian Qing 11-21, 10-21, yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Minggu 7 Juni 2015. Dengan kekalahan tersebut, Indonesia kembali tanpa gelar di ajang BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015.

    Pada tahun sebelumnya, Indonesia tidak meraih satu gelarpun, setelah pasangan Ganda Putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan satu-satunya wakil Indonesia di final kalah dari pemain Korea Lee Yong- dae/Yoo Yeon-seong dua set langsung, 15-21, 17-21.

    Pada Indonesia Open Superseries Premier kali ini, pasangan Ganda Putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan terhenti di babak semifinal setelah kalah oleh pasangan Tiongkok Fu Haifeng/Zhang Nan, 20-22, 21-18, 15-21.

    Selain itu pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang juga unggulan Indonesia untuk bisa meraih gelar juara, gagal setelah dikalahkan pasangan Tiongkok Zhang Nan/Zhao Yunlei, 21-16, 15-21, 18-21 di babak semifinal.

    Berikut hasil BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015

    Tunggal Putra
    Kento Momota (Jepang) vs Jan O Jorgensen, 16-21, 21-19, 21-7

    Tunggal Putri
    Ratchanok Intanon (Thailand) vs Yui Hashimoto (Jepang), 21-11, 21-10

    Ganda Campuran
    Xu Chen / Ma Jin (Tiongkok) vs Zhang Nan / Zhao Yunlei (Tiongkok), 21-17, 21-16

    Ganda Putri
    Tang Jinhua/Tian Qing (Tiongkok) vs Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii (Indonesia), 21-11, 21-10

    Ganda Putra
    Ko Sung Hyun / Shin Baek Choel (Korea Selatan) vs Fu Haifeng / Zhang Nan (Tiongkok), 21-16, 16-21, 21-19

    Danni M | PDAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.