Ini Celana Hoki Milik Juara Prancis Terbuka 2015

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stan Wawrinka memamerkan celana pendek yang dipakainya saat melawan Novak Djokovic di pertandingan final turnamen tenis Prancis Terbuka di Stadion Roland Garros, Paris, Perancis, 7 Juni 2015. twitter.com

    Stan Wawrinka memamerkan celana pendek yang dipakainya saat melawan Novak Djokovic di pertandingan final turnamen tenis Prancis Terbuka di Stadion Roland Garros, Paris, Perancis, 7 Juni 2015. twitter.com

    TEMPO.CO, Paris - Juara Prancis Terbuka 2015, Stanislas Wawrinka berhasil mengangkat trofi Coupe des Mousquetaire di Paris Perancis, Minggu, 7 Juni 2015. Wawrinka pun lantas menggelar konferensi pers soal kemenangan pertamanya di turnamen bergengsi ini.

    "Celana ini akan ada di museum Roland Garros," kata Wawrinka yang memajang celana pendek kotak-kotak miliknya di depan para jurnalis. "Anda dapat melihatnya setiap hari, kapan pun Anda suka," kata Wawrinka tersenyum. Sejumlah jurnalis dan panitia di sekitar ruangan itu pun tertawa geli.

    Wawrinka, 30 tahun, tahu bahwa celana kotak-kotaknya itu menjadi bahan pembicaraan sepanjang ia berlaga di Prancis Terbuka dalam dua pekan. "Saya suka, dan tampaknya hanya saya saja yang mengenakannya."

    Wawrinka menerobos tren corak polos pada celana yang digunakan para petenis lainnya. Kritik pun sempat dilontarkan perihal model pakaiannya yang disponsori Yonex tersebut.
    Tetapi kemenangan Wawrinka mematahkan gosip itu. Apalagi kini Wawrinka menduduki peringkat empat dunia sekaligus menjadi petenis kedua Swiss yang berhasil menjuarai Roland Garros.

    Menanggapi lelucon Wawrinka soal pakaiannya, Twitter Roland Garros menyatakan: "Juara Roland Garros memiliki selera humor. Lihat apa yang dia bawa saat konferensi pers @stanwawrinka!#stansshorts#RG15.

    Tentu saja, Wawrinka berjuang keras untuk meraih kemenangannya ini. Wawrinka menang empat set atas petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic dengan skor, 4-6, 6-4, 6-3, 6-4.

    Wawrinka berhasil mengoleksi dua gelar Grand Slam, di bawah asuhan pelatih Magnus Norman--runner up Prancis Terbuk 2000. "Saya sungguh tidak percaya dengan apa yang sudah saya lakukan di lapangan. Saya bermain luar biasa. Saya memang gugup, tetapi saya berusaha untuk memukul bola sebaik mungkin," kata ayah satu anak ini.

    Wawrinka mengatakan Djokovic, 28 tahun, bukanlah lawan yang mudah. Wawrinka bahkan berusaha mengatasi groginya ketika ia berhadapan dengan skor 5-4 di set penentuan. "Tetapi saya terus berpikir tentang menjadi juara Prancis Terbuka, dan segalanya," kata juara Wimbledon ganda putra bersama Roger Federer 2008 ini.

    Sebelumnya Wawrinka mengalahkan Djokovic, kala keduanya bertemu di final Australia Terbuka 2014. Wawrinka menang setelah bertarung dalam lima set.

    ATP | MARTHA WARTA SILABAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.