Kecelakaan Sentul, Operasi Tulang Pembalap Fadli 3 Jam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap MotoGP tim Repsol Honda, Marc Marquez memacu motornya dalam acara meet and greet Marc Marquez dan Dani Pedrosa di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat, 21 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pembalap MotoGP tim Repsol Honda, Marc Marquez memacu motornya dalam acara meet and greet Marc Marquez dan Dani Pedrosa di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat, 21 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Bogor - Tim dokter dari Rumah Sakit Petramedika Sentul City, akhirnya berhasil melakukan operasi penyambungan tulang terhadap M Fadli Immamudin, pembalap dari Astra Honda Racing.

    Fadli mengalami kecelakaan di race 2 kelas Supersport 600 cc, dalam kejuaraan balap Asia Road Racing Championship (ARRC) 2015. Kejuaraan itu digelar di Sirkuit Internasional Sentul, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Minggu 7 Juni 2015 kemarin. (Baca: Detik-detik Pembalap M Fadli Terlibat Kecelakaan Tragis)

    “Pasien mengalami patah tulang yang cukup parah, dan kami harus melakukan operasi tersebut selama tiga jam lebih,” kata dokter sepesialis otopedi, Rumah Sakit Petramedika Sentul City, dr Fajar Mahda, kepada wartawan, Senin, 8 Juni 2015.

    Dia mengatakan,  tidak dapat mengungkapkan secara rinci perihal luka yang diderita Fadli. Namun, pasien sudah melewati masa kritis setelah dilakukan operasi penyambungan tulang tungkai kaki karena patah. “Kondisi pasien mengalami multiple dari telapak kaki, dan tungkai sehingga harus dilakukan operasi,” kata dia. (Baca juga: Polisi Tak Tangani Kecelakaan Aneh di Sirkuit Sentul)

    Fajar mengatakan, hingga saat ini M Fadli masih dirawat di ruang ICU, akan tetapi pasien sudah sadarkan diri. Sejak dirujuk ke rumah sakit, korban dalam kondisi sadar. "Kami masih perlu melakukan observasi terhadap luka patah tulang yang diderita oleh pasien, agar bisa benar-benar pulih,” kata dia.

    Dalam melakukan operasi tersebut, pihak dokter sudah menanamkan beberapa pen untuk menyambungkan kembali tulang-tulang yang patah. Luka menganga dan tidak beraturan pun tampak terlihat pada saat Fadli dibawa ke rumah sakit tersebut.

    “Sekarang sudah melewati masa kritis, dan patahan tulang yang dialami pasien pun sudah tersambung dan kembali utuh. Namun kami tidak bisa menentukan berapa lama luka tersebut sembuh sehingga bisa berjalan normal kembali karena perlu observasi yang cukup lama, “ kata Direktur Utama Rumah Sakit Petramedika Sentul, dr Camelia Faisal.

    M. SIDIK PERMANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.