LeBron Bawa Cavaliers Ungguli Warriors 2-1

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Forward Golden State Warriors Draymond Green (23) berhasil memblok bola dari pemain Cleveland Cavaliers LeBron James pada game kedua Final NBA di Oracle Arena, 8 Juni 2015. Cavaliers berhasil menyamakan kedudukan jadi 1-1 setelah menang 95-93. REUTERS/Kyle Terada-USA TODAY Sports

    Forward Golden State Warriors Draymond Green (23) berhasil memblok bola dari pemain Cleveland Cavaliers LeBron James pada game kedua Final NBA di Oracle Arena, 8 Juni 2015. Cavaliers berhasil menyamakan kedudukan jadi 1-1 setelah menang 95-93. REUTERS/Kyle Terada-USA TODAY Sports

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertahanan yang ketat dan serangan menyengat di bawah aransemen duo LeBron James dan Matthew Dellavedova membuat Cleveland Cavaliers yang menjadi tuan rumah pada Game 3 Final NBA, untuk kedua kali berturut-turut membekap Golden State Warriors  dengan kali ini menang 96-91 sehingga seri final berbalik 2-1 untuk Cavaliers.

    James memimpin Cavaliers dengan 40 poin, 12 rebound dan 8 assist, disusul Dellavedova 20 poin dan 5 rebound, kemudian jagoan rebound Tristan Thompson dengan 10 poin dan 13 rebound.  10 poin juga disumbangkan oleh J.R. Smith.

    Dari pihak Warriors, Stephen Curry memimpin dengan 27 poin dan 6 rebound, disusul Andre Iguodala 15 poin, Klay Thompson 14 poin, dan David Lee 11 poin.

    Cavaliers tak pernah bisa dilewati Warriors sejak mencetak dua poin pertama hasil layup James yang mempunyai rata-rata 41,5 poin, 12 rebound dan 8,5 assist per pertandingan ini.

    Pada 10 menit pertama kuarter ketiga, jump shot Dellavedova yang sukses mengisi posisi rekan sesama Australia-nya Kyrie Irving yang cedera, membuat Cleveland berselisih sepuluh poin dari Golden State pada 51-41.

    Pada 2,52 menit terakhir kuarter ketiga, trio Dellavedova, James dan Timofey Mozgov memperlebar lagi selisih sampai 20 poin pada kedudukan 68-48.  Kuarter ketiga ini ditutup oleh dua poin dari lemparan bebas James pada posisi 72-55.

    Curry yang pada Game 2 hanya berhasil pada 2 dari 15 lemparan tiga angkanya kembali tak berdaya menghadapi Dellavedova sehingga berulang kali gagal pada lemparannya, termasuk spesialisasinya, lemparan tiga angka.  Namun pada menit-menit akhir kuarter empat dia berhasil pada beberapa lemparan tiga angka.

    Pada 9 menit 29 detik terakhir, Warriors berlari kencang 10-2 setelah Iguodala, Klay Thompson dan David Lee sukses mengeksekusi bola termasuk melalui dua lemparan tiga angka, sedangkan Cavs hanya mendapat dua poin dari alley oop layup Mozgov. Angka pun mengetat 72-63.

    Dua menit berikutnya, sampai 7 menit 35 terakhir kuarter empat, Warriors kembali memacu 10-6 setelah Lee, Leandro Barbosa dan Curry berhasil pada lima upaya termasuk satu lemparan tiga angka Curry sehingga selisih memendek pada 77-73.

    Setelah James sukses pada satu layup untuk menjauhkan lagi selisih menjadi 79-73, satu poin dari lemparan bebas Lee dan dua dari reverse layup Curry membuat kedudukan kembali ketat 79-76.

    Curry gagal pada satu lemparan tiga angka dalam upaya menyamakan skor, sebaliknya James memanjangkan lagi selisih menjadi 81-76 setelah menjaringkan bola dengan oop dunk pada 4 menit 10 detik terakhir.

    Pada 2 menit 45 detik terakhir, Curry berhasil pada lemparan tiga angka sehingga posisi berubah 80-81, namun Cavs segera membalas tiga poin dari Dellavedova. 30 detik kemudian James menjauhkan lagi timnya dari kejaran Warriors pada posisi 87-80 setelah melesakkan satu lemparan tiga angka.

    Beberapa detik kemudian, lemparan tiga angka Curry membawa Warriors mendekat pada 83-88, namun dua kali turnover Curry dan empat poin Cavs membuat Warriors tercecer lagi pada 83-92.

    Curry berusaha keras menyusul poin namun dua lemparan tiga angkanya gagal, tapi untungnya offensive rebound Lee berujung pada dua poin Warriors sehingga kedudukan menjadi 92-85 sampai 40 detik terakhir.

    Pada setengah menit terakhir, assist Iguodala membuat Curry akhirnya sukses pada lemparan tiga angka sehingga posisi mendekat ke 92-88, namun waktu semakin kritis.

    Pada 27 detik terakhir, Thompson malah terkena foul, dan James tak menyianyiakan kesempatan mengonvesi poin dari dua lemparan bebas. Sembilan detik kemudian Curry membalas lewat lemparan tiga angka sehingga kedudukan menyurut lagi 94-91.

    Waktu tinggal 17,5 detik, Dellavedova dihadang Harrison Barnes yang berusaha melakukan steal, namun wasit menyatakannya foul. James tak membuang kesempatan dan dua poin pun dia petik dari dua lemparan bebas. Kedudukan berubah 96-91.

    Pada 16 detik terakhir Warriors masih berusaha melawan, tapi waktu sudah tak lagi berpihak sehingga Cavs tetap raja laga ketiga ini.

    Cavaliers berpeluang memimpin sampai 3-1 jika memenangkan pertandingan keempat Final NBA berformat best of seven ini yang masih akan dilangsungkan di Cleveland Jumat pagi WIB lusa.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.