Cabor Atletik Kembali Dulang Emas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi pelari Indonesia Agus Prayogo usai memasuki garis finish setelah menyelesaikan putaran nomor Lari 10 ribu meter Sea Games ke-28 di National Stadium, Singapura, 10 Juni 2015. ANTARA FOTO

    Ekspresi pelari Indonesia Agus Prayogo usai memasuki garis finish setelah menyelesaikan putaran nomor Lari 10 ribu meter Sea Games ke-28 di National Stadium, Singapura, 10 Juni 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Agus Prayogo akhirnya mempersembahkan medali emas bagi Indonesia setelah menjadi yang terbaik pada nomor 10 ribu meter putra SEA Games 2015 di lintasan Stadion Nasional, Singapura, Rabu setelah sebelumnya gagal pada nomor 5.000 meter.

    Emas dari Agus ini merupakan yang ketiga dari atletik setelah Triyaningsih merebut emas nomor 5.000 meter dan Hendro dari nomor jalan cepat.

    "Bisa dikatakan hari ini saya balas dendam setelah kurang bagus di nomor 5.000 meter. Terima kasih kepada semua pihaknya yang telah memberikan dukungan selama ini," kata Agus usai menyelesaikan perlombaan.

    Pelari jarak jauh andalan Indonesia menyelesaikan 24 putaran lintasan lari Stadion Nasional, Singapura dengan catatan waktu 29 menit 41,56 detik. Untuk perak direbut atlet Thailand, Boonthung Srisung dengan waktu 30 menit 5,22 detik dan perunggu untuk atlet Myanmar, San Naing dengan waktu 30 menit 26,23 detik.

    Agus menilai kemenangannya ini membanggakan karena mampu mengambil kembali emas yang sebelumnya terlepas pada SEA Games 2013 Myanmar.

    "Terakhir saya merebut emas pada SEA Games 2011. Setelah itu emas terlepas karena saya sakit. Makanya saya berusaha semaksimal mungkin untuk mengambilnya di sini dan akhirnya dapat," kata pengleksi empat emas SEA Games ini.

    Prajurit TNI ini memang terlihat meyakinkan saat start mulai dengan terus memimpin sejak putaran pertama. Pada putara keenam, Agus mulai memisahkan diri dengan yang lain.

    Dengan berlari stabil, Agus sulit dikejar atlet lain di belakangnya termasuk atlet yang mengalahkannya pada nomor 5.000 meter, Nguyen Van Lai dari Vietnam. Atlet Thailand sebenarnya mendekat, namun pada putaran 15 Agus meningkatkan kecepatan hingga memasuki garis finis.

    "Memang benar. Saya meningkatkan kecepatan. Akhirnya saya kembali bisa membawa medali emas," kata Agus sambil membentangkan bendera Merah Putih.

    Agus menyebut apa yang dilakukan pada SEA Games adalah perjudian karena dia berprinsip akan terus di depan meski hal mengancam hasil akhir. Dia akhirnya berhasil.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.