Usia Senja, Iguodala Tetap Berjaya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Philadelphia 76ers Andre Iguodala menggiring bola saat berhadapan dengan Indiana Pacers di Philadelphia, (6/2). Iguodala mencetak 20 angka dan 76ers menang 99-94. AP Photo/Tom Mihalek

    Pemain Philadelphia 76ers Andre Iguodala menggiring bola saat berhadapan dengan Indiana Pacers di Philadelphia, (6/2). Iguodala mencetak 20 angka dan 76ers menang 99-94. AP Photo/Tom Mihalek

    TEMPO.CO, Cleveland - Pada usianya yang ke-31 tahun saat ini, sebetulnya Andre Iguodala diibaratkan sebagai matahari yang mulai tenggelam. Namun guard klub Golden State Warriors ini tidak menunjukkan hal itu di lapangan.

    Bahkan harus diakui ia merupakan satu di antara pemain kunci penentu kemenangan Warriors atas Cleveland Cavaliers pada babak final NBA 2015. Utamanya pada Game Keenam, Selasa waktu setempat, atau Rabu pagi waktu Indonesia barat, yang membuat Warrios unggul 4-2 atas Cavaliers, sehingga berhak atas trofi juara NBA 2015.

    Dengan tinggi badan 1,98 meter dan berat 98 kilogram ia mampu meredam kehebatan small forward utama Cavaliers, LeBron James, yang tingginya 2,03 meter, dan berat 113 kilogram.

    Itu sebabnya Iguodala dinobatkan sebagai pemain terbaik final NBA 2015. Harus diakui small forward dan shooting guard Warriors ini pantas mendapat penghargaan itu mengingat perannya meredam bintang utama Cleveland Cavaliers, LeBron James (pemain terbaik NBA 2012 dan 2013). Penghargaan ini bukan yang pertama dia dapat, karena ia telah mengoleksi sejumlah penghargaan lain, yaitu  First Team All-Pac-10 (2004), pemain terbaik NBA Rookie Challenge (2006), MBA All-Defensive Second Team (2011), dan NBA All-Star (2012).

    Iguodala memperkuat tim Amerika Serikat pada Olimpiade 2012 di London. Saat itu, Amerika Serikat meraih medali emas.

    Berikut pemain terbaik NBA sepuluh tahun terakhir:
    2015 - Andre Iguodala, Golden State Warriors
    2014 - Kawhi Leonard, San Antonio Spurs
    2013 - LeBron James, Miami Heat
    2012 - LeBron James, Miami Heat
    2011 - Dirk Nowitzki, Dallas Mavericks
    2010 - Kobe Bryant, Los Angeles Lakers
    2009 - Kobe Bryant, Los Angeles Lakers
    2008 - Paul Pierce, Boston Celtics
    2007 - Tony Parker, San Antonio Spurs
    2006 - Dwyane Wade, Miami Heat

    REUTERS | AGUS BAHARUDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.