Persiapan PON, Panitia Mulai Matangkan Opening Ceremony

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim dayung perahu naga Kalteng (1), adu cepat dengan tim dayung Jabar (2), tim dayung Papua Barat (3), dan tim dayung Riau (4), pada pertandingan penyisihan nomor 500 meter 12 pedayung putri, Perahu Naga PON XVIII, di Danau Kebon Nopi, Kuantan Singingi, Riau, (17/9). ANTARA/Iggoy el Fitra

    Tim dayung perahu naga Kalteng (1), adu cepat dengan tim dayung Jabar (2), tim dayung Papua Barat (3), dan tim dayung Riau (4), pada pertandingan penyisihan nomor 500 meter 12 pedayung putri, Perahu Naga PON XVIII, di Danau Kebon Nopi, Kuantan Singingi, Riau, (17/9). ANTARA/Iggoy el Fitra

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XIX Jawa Barat Tahun 2016 akan menggelar rapat yang membahas simulasi upacara pembukaan (opening ceremony) PON dengan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait di Pemprov Jawa Barat, Jumat (18/6).

    "Jumat besok itu akan ada rapat di ruang PB PON untuk memastikan kesiapan venue dan simulasi opening ceremony-nya akan seperti apa," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jawa Barat Denny Juanda, di Bandung, Kamis.

    Menurut dia, dalam rapat tersebut Ketua PB PON Jawa Barat yang juga Gubernur Jabar Ahmad Heryawan ingin mengetahui tema apa yang akan diusung dalam opening ceremony nanti.

    "Pak Gubernur ingin tahu temanya apa, kan harus dirancang muatan lokal yang diinginkan," kata dia.

    Gubernur Jabar, menurut dia, juga ingin agar ciri budaya Jawa Barat harus muncul pada upacara pembukaan PON XIX yang dipadukan dengan teknologi.

    "Di sini kan gudangnya ahli teknologi. Terus yang ketiga Pak Gubernur ingin ada penciri mengenai isu-isu lingkungan serta pembangunan yang berkelanjutan," kata dia

    Soal venue, ia mengakui adanya keterlambatan dalam pengerjaan venue PON XIX namun ia tidak bisa merinci faktor apa saja yang menyebabkan keterlambatan tersebut.

    "Tapi ini terjadi karena adanya persoalan lahan serta koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota," kata dia.

    Oleh karena itu, ia akan melakukan pendampingan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) Jabar yang terkait pengerjaan venue seperti Dinas Olahraga dan Pemuda serta Dinas Pemukiman dan Perumahan Jabar.

    "Jadi akan dicek, disesuaikan dengan rencana besar kami. Jadi diwanti-wanti, harus diselesaikan sekarang, di APBD perubahan. Jadi, kalau mau nyeberang atau molor pengerjaannya, hanya finishing saja, sampai Maret 2016," kata dia.

    Sejumlah pembangunan venue yang terlambat di antaranya Sarana Olahraga Arcamanik Bandung, serta velodrome sepeda di Kota Cimahi dan Kabupaten Ciamis.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.