Andy Murray Melaju ke Semifinal Queen's Club  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi Andy Murray setelah mendapatkan angka saat melaan David Ferrer pada pertandingan perempat final Prancis Terbuka 2015 di Roland Garros, Paris, 3 Juni 2015. Murray menang atas Ferrer 7-6 (7-4) 6-2 5-7 6-1. AP/Francois Mori

    Ekspresi Andy Murray setelah mendapatkan angka saat melaan David Ferrer pada pertandingan perempat final Prancis Terbuka 2015 di Roland Garros, Paris, 3 Juni 2015. Murray menang atas Ferrer 7-6 (7-4) 6-2 5-7 6-1. AP/Francois Mori

    TEMPO.COLondon - Andy Murray akan bertemu dengan pemain tenis asal Serbia, Viktor Troicki, dalam babak semifinal Queen’s Club. Pertandingan keduanya dinilai akan menjadi perhatian publik karena akan berlangsung sengit.

    Murray tentu akan berjuang keras memenangi pertandingan tersebut. Ini merupakan pertaruhannya untuk menambah gelar di Queen’s Club. Sebelumnya, dia berhasil mencatatkan tiga kali kemenangan dalam turnamen ini.

    Murray berhasil melaju ke semifinal setelah mengalahkan Gilles Muller dalam pertarungan yang berlangsung tiga set, 3-6, 7-6, 6-4, pada Jumat malam kemarin. Sedangkan Troicki mengamankan tiket semifinal setelah menaklukkan petenis asal Amerika Serikat, John Isner, dengan skor 7-6 dan 6-3.

    Pertarungan antara Murray dan Troicki merupakan yang ketujuh kalinya dengan catatan 6-0. Ini merupakan momen pemain tenis Serbia itu kembali setelah mendapat hukuman larangan bertanding selama 12 bulan karena tidak melakukan tes antidoping. Murray menyebut itu sebagai tindakan tidak profesional.

    “Jelas, Anda harus menyadari aturan yang sebenarnya. Seperti yang saya katakan, itu sangat serius. Jika ingin melindungi citra olahraga Anda, Anda perlu memahami bagaimana pengujian antidoping harus dilakukan,” kata Murray.

    BBC | ANGGA SUKMAWIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.