Brasil Kerahkan 60 Ribu Petugas Amankan Olimpiade 2016  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Camille Muffat juga merupakan peraih medali emas 400-meter gaya bebas di Olimpiade London 2012, Inggris, 31 Juli 2012. Ia bersama sepuluh penumpang dari dua helikopter mengalami kecelakaan helikopter dalam pembuatan acara reality show terkenal di Eropa

    Camille Muffat juga merupakan peraih medali emas 400-meter gaya bebas di Olimpiade London 2012, Inggris, 31 Juli 2012. Ia bersama sepuluh penumpang dari dua helikopter mengalami kecelakaan helikopter dalam pembuatan acara reality show terkenal di Eropa "Dropped". AP/Michael Sohn

    TEMPO.CORio de Janeiro - Brasil berencana mengerahkan 60 ribu petugas pengamanan Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, 5-21 Agustus 2016. Menurut sumber yang terkait dengan persiapan pesta olahraga sedunia itu, banyaknya petugas pengamanan itu untuk mengantisipasi melonjaknya angka kekerasan di kota tersebut.

    Jumlah petugas pengamanan ini lebih banyak ketimbang pada Olimpiade 2012 di London sebanyak 40 ribu orang. Namun jumlah itu masih lebih sedikit dibanding pengamanan Olimpiade 2004 di Athena dengan 75 ribu personel, menyusul serangan 11 September di New York tiga tahun sebelumnya.

    Sumber yang meminta dirahasiakan namanya karena informasi itu belum diumumkan mengatakan pemerintah federal dan pusat serta panitia penyelenggara masih menggodok perincian operasi pengamanan yang melibatkan tentara, polisi, pemadam kebakaran, dan agen pengamanan swasta.

    Berbeda dengan ketika kota ini menjadi tuan rumah penyelenggara Pan-Amerika Games 2007, saat pihak berwenang tidak mengirimkan tentara ke bukit-bukit yang dijejali perumahan kumuh.  Daerah itu dikenal sebagai daerah favelas, kawasan kekerasan dengan latar belakang narkoba. “Keamanan berubah menjadi lebih baik di Rio,” ucap sumber itu.

    Meski demikian, jumlah kasus penusukan dan penembakan meningkat di Rio, sehingga menimbulkan kekhawatiran baru setelah setahun sebelumnya menurun. Rio telah banyak menginvestasikan kekuatan polisi, terutama di kawasan favelas yang bertahun-tahun dikuasai geng narkoba bersenjata berat.

    Biaya operasi pengamanan pada Olimpiade Rio mendatang, menurut perkiraan Kementerian Pertahanan, mencapai hampir 200 juta dolar Amerika Serikat atau Rp 2 triliun lebih. Seorang juru bicara panitia pelaksana Olimpiade Rio lokal dan pemerintah tidak menolak memberi komentar.

    REUTERS | AGUS BAHARUDIN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.